Cara Pakai Busana Berpayet yang Tidak Norak
Tidak bisa dipungkiri, busana berpayet kerap menjadi pilihan wanita di Indonesia untuk tampil spesial. Baik sekedar jalan-jalan kasual di mal dengan kaos berpayet atau ke pesta dengan gaun panjang berpayet heboh, selalu saja ada wanita yang mengenakannya.
Pemilihan busana berpayet ini memiliki alasan tersendiri, yakni membuat tampilan lebih berkilau, menjadikan busana lebih istimewa dan tidak sepi hingga menjadi pusat perhatian. Namun sayangnya, banyak wanita yang terlalu ‘kalap’ dalam memilih model busana berpayet dan bukannya tampil cantik, ia malah terlihat seperti toko kristal berjalan.
Contoh paling salah yang sering kita temui adalah busana pesta maupun busana muslim yang ditaburi payet mulai dari area leher menuju ke dada, pergelangan tangan hingga jatuh ke ujung gaun, yakni mata kaki. Ironisnya, masih banyak wanita yang merasa tampil mewah dan menjadi pusat perhatian, padahal perhatian yang tertuju padanya bukan karena kagum namun lebih kepada kasihan karena memiliki selera fashion yang buruk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tengoklah rumah mode Christian Dior yang menampilkan gaun warna cerah yang terkesan seperti memakai dua gaun bertumpuk. Ornamen hias dengan payetnya sangat sederhana yakni membentuk sulur bunga di bagian belahan depan. Rumah mode Balenciaga Paris pun menerapkan payet warna putih ke dalam sweater hitam. Menumpuk di area leher dan perlahan merambat ke area pundak dan sikut dengan kuantitas yang lebih ringan.
Teknik ornamentasi payet ringan juga ditemui di rumah mode Celine. Bukan jahitan payet namun bongkahan kristal besar di titik-titik busana secara menyebar dalam warna-warna tertentu, yakni: kristal putih, emerald dan safir.
Bila ornamentasi payet itu masih terasa terlalu sederhana, Anda bisa menerapkan payet dalam kuantitas yang lebih berat seperti yang dilakukan oleh Peter Pilotto. Kuncinya adalah memastikan siluet busana tetap ringkas dan tidak sembarang payet yang menempel, namun membentuk sebuah pola geometris.
Bagi Anda yang menyenangi payet bertumpuk, tengoklah gaya dari Givenchy. Atasan tanpa lengan terlihat bak burung merak dengan sejuta warna yang terbentuk dari payet lempengan plastik. Di bagian leher terdapat untaian metal bak kalung choker dan di bagian bawah baju juga berhiaskan kristal merah muda.
Lantas apa yang membuatnya terlihat modern? Atasan dibuat semini mungkin tanpa lengan dan dipadukan dengan celana pantalon hitam dengan panel putih yang terkesan formal. Kuncinya menabrakkan antara glamour dengan formalitas, maksimal dengan minimal.
(fer/fer)
Hobi dan Mainan
Menariknya Iron Man Mark 39, Action Figure Resmi Marvel yang Mudah Dirakit dan Siap Pajang
Kesehatan
Sering Pegal & Kaku Saat Kerja? Lenovo Massage Gun 8 Kepala Ini Jadi Andalan Kaum Jompo
Kesehatan
Solusi Teeth Whitening Tanpa Ribet ke Klinik! Dengan PUTIH Wireless Whitening Light
Hobi dan Mainan
ORCA MAGMA01 vs Donner DAG-1CE: Gitar Ringkas atau Full Size, Mana Lebih Pas?
Dasi Kembali Jadi Tren, Desainer Lokal Beri Versi Wastra yang Unik
Tas 'Ramah Copet' Warnai Pekan Mode Dunia, Diprediksi Jadi Tren Fashion 2026
5 Tren Fashion dari NYFW Spring-Summer 2026 yang Layak Jadi Inspirasi
Tren Sepatu 2026 dari New York Fashion Week: Sandal Jepit Naik Kelas
Dari Ring Tinju ke Runway, saat Boxing Sneakers Menjadi Tren Mode
Ramalan Zodiak 11 Januari: Taurus Rintangan Menghadang, Gemini Terus Maju
Sudah Bisa Pre-Order! 10 Brand Lokal Rilis Koleksi Baju Lebaran 2026
Meghan Trainor Tanggapi Sindiran Ashley Tisdale soal Geng Ibu-ibu Toxic
Foto: Gaya Denada Sambut 2026, Seksi Pakai Gaun Menerawang











































