Rahasia Sukses Giorgio Armani di Usia 90: Kerja Adalah Obat
Usia yang makin sepuh bukan alasan bagi Giorgio Armani untuk berhenti berkarya. Memasuki kepala 9, desainer Italia itu malah semakin giat berkarya seperti semasa mudanya.
Tepat pada 11 Juli lalu, Armani genap berusia 90 tahun. Akan tetapi, belum ada tanda-tanda yang menunjukkan dirinya untuk mengundurkan diri dari kerajaan bisnis yang didirikannya 50 tahun lalu.
Koleksi Giorgio Armani Busana Siap Pakai Musim 2025 diperagakan di New York City. (Foto: Lexie Moreland/WWD via Getty Images) |
Sekalipun, kondisi kesehatannya sempat menurun pertengahan tahun ini. "Bekerja adalah obat yang baik," katanya kepada Wall Street Journal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia kemudian menambahkan, "Sesaat kembali bekerja lagi, saya langsung merasa sehat."
Armani diwawancara ketika berada di New York City untuk merayakan pembukaan gedung baru miliknya di kawasan elite Madison Avenue. Bangunan 12 lantai itu terdiri dari, tak hanya butik, tapi juga restoran dan tempat tinggal yang terdiri dari 10 apartemen yang harganya dimulai dari US$ 21,5 juta.
Perayaan ditandai dengan peragaan busana akbar yang bertaburan bintang, mulai dari Pamela Anderson hingga Brie Larson. Koleksi yang naik pentas masih menampilkan siluet klasik 80-an khas Armani tapi dengan sentuhan modern.
(Foto: Jonas Gustavsson for The Washington Post via Getty Images) |
Perhelatan tersebut sekaligus menunjukkan eksistensi Giorgio Armani sebagai sebuah perusahaan tunggal yang tetap independen sejak didirikan pada tahun 1975.
Sebagai ketua dan kepala eksekutif, selain mengawasi semua bagian kreatif, Armani yang mengawali kariernya sebagai militer dan dunia medis sebelum akhirnya terjun ke dunia desain, masih memegang kendali ketat atas kerajaannya.
Dengan pendapatan lebih dari US$ 2,6 miliar pada 2023, yang mencakup lini busana pria dan wanita, lini difusi Emporio Armani, haute couture Armani Privé, interior, puluhan restoran, 2.500 toko ritel, wewangian, dan lini kecantikan klasik.
Giorgio Armani (Foto: Mike Coppola/Getty Images) |
Armani tetap bertahan di tengah dominasi berbagai rumah mode yang dinaungi induk perusahaan seperti LVMH dan Kering. Banyak tawaran datang untuk membeli Armani.
"Dan sekarang saya sudah 90 tahun, mereka semakin sering datang. Mereka pikir ini waktu yang tepat," katanya.
(dtg/dtg)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN














































