ADVERTISEMENT

Tampil Berkebaya Bikin Perempuan Milenial Jadi Lebih Menjaga Perilaku

R Chairini Putong - wolipop Jumat, 23 Des 2022 11:38 WIB
Talkshow Perempuan Berkebaya Indonesia Ilustrasi perempuan milenial berkebaya. Foto: dok. R Chairini Putong/Wolipop
Jakarta -

Tampil berkebaya ternyata dapat menimbulkan rasa percaya diri bagi perempuan. Hal itu diungkap oleh Dr. Ade Iva Wicaksono, dosen Psikologi Universitas Indonesia yang meneliti perasaan perempuan milenial ketika berkebaya.

Dr. Ade melakukan penelitian terhadap para mahasiswa menjelang acara Kongres Berkebaya Nasional tahun lalu. Ade menemukan bahwa respon emosi yang dirasakan oleh perempuan berkebaya berbeda dengan saat memakai baju kasual.

Tampil berkebaya membuat perempuan milenial merasa cantik. Selain itu, berkebaya juga membuat perempuan milenial merasa harus menjaga perilakunya. Mereka terdorong untuk bersikap lebih anggun dari biasanya.

Talkshow Perempuan Berkebaya IndonesiaTalkshow Perempuan Berkebaya Indonesia Foto: dok. R Chairini Putong/Wolipop

"Yang pertama itu merasa cantik. Yang kedua, harus merasa harus berperilaku terkendali atau behave," jelas Ade Iva saat menghadiri acara komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia di Sarinah Thamrin, Kamis (22/12/2022) sore.

Lebih lanjut, Ade Iva mengungkap mengungkap ada rasa bangga yang muncul saat perempuan milenial berkebaya. "Kalau memakai kebaya kita merasa bahwa kita memiliki identitas yang jelas. Ini penting untuk anak muda sebagai orang Indonesia."

Ade Iva ingin menghapus stigma-stigma soal berkebaya di tengah perempuan milenial. Seperti kelompok yang memandang kebaya hanya milik orang Jawa. Dia menekankan bahwa kebaya adalah identitas nasional.

Karena itu Ade Iva menargetkan perempuan milenial berusia 18-25 tahun untuk mengukuhkan kebaya sebagai identitas nasional. Dia mengajak para mahasiswa yang diajarnya untuk berkebaya di kampus.

"Remaja, udah nggak remaja, tapi usianya antara 18-25 tahun itu di dalam psikologi disebut emerging adult club, belum dewasa banget, remaja udah nggak. Ini kan jumlahnya sangat besar. Ini target kita untuk mengukuhkan bahwa kebaya adalah identitas nasional," tegas Ade Iva.

Piet Cintya Mawar, founder Youth Skill Foundation sebagai perwakilan perempuan milenial dalam kesempatan itu memakai kebaya betawi warna hitam yang dipadukan dengan kain batik senada warna oranye.

Talkshow Perempuan Berkebaya IndonesiaTalkshow Perempuan Berkebaya Indonesia Foto: dok. R Chairini Putong/Wolipop

Sebelumnya Piet merasa bahwa kebaya membuatnya gerah dan terlihat tua. Namun dia menyadari kehadiran kebaya modern hasil modifikasi kini menarik minat perempuan milenial untuk berkebaya.

"Saya merasa yang membuat kebaya menarik untuk anak muda, khususnya perempuan adalah sifatnya yang modern. Banyak bentuk baru yang dimodifikasi, itu salah satu nilai yang menarik minat perempuan muda menggunakan kebaya," ujar Piet.

Dia pun mencoba mengajak teman-teman milenial berkebaya dengan menghadiri acara yang mengharuskan mereka tampil berkebaya. Hal itu dilakukan Piet untuk melestarikan busana nasional Indonesia.



Simak Video "Arti Kebaya di Mata Dian Sastrowardoyo"
[Gambas:Video 20detik]
(rcp/rcp)