ADVERTISEMENT

Gaun Pengantin Bagi Perempuan Tangguh dari Bramanta Wijaya, Terinspirasi Ibu

Daniel Ngantung - wolipop Rabu, 21 Des 2022 15:09 WIB
Koleksi Gaun Pengantin Bramanta Wijaya Spring 2023 Bramanta Wijaya di peragaan gaun pengantin kreasinya yang bertajuk 'Cerita Tentang Kita: Dulu, Kini, & Nanti'. (Foto: Abduh/Detikcom)
Jakarta -

Rasa bahagia yang bercampur sedih berkecamuk di benak desainer Bramanta Wijaya. Akhirnya, ia bisa menggelar lagi peragaan koleksi gaun pengantin setelah tertunda karena pandemi. Namun, baru kali ini tak ada sosok ibunya yang menemani.

Bramanta mempersembahkan peragaan bertajuk 'Cerita Tentang Kita: Dulu, Kini & Nanti' di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Selasa (20/12/2022). Peragaan ini seharusnya digelar tahun lalu untuk merayakan satu dekade Bramanta berkarier sebagai desainer. Akan tetapi, situasi yang belum kondusif karena pandemi memaksa Bramanta memundurkan rencana tersebut.

"Saya pun nggak nyangka hari ini bisa kejadian setelah sempat ter-postpone cukup lama," katanya jelang peragaan tersebut.

Terlepas dari perasaan lega itu, ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa peragaan ini menjadi yang pertama tanpa kehadiran sang ibu. Pada Januari lalu, ibunya berpulang setelah berjuang melawan penyakit yang berkaitan dengan autoimun.

Kehilangan seorang ibu tentu merupakan hal terberat yang dialami Bramanta. Apalagi selama ini ibunya tak pernah lelah mendukung Bramanta mengejar impian sebagai desainer.

Oleh karena itu, ia ingin memanfaatkan peragaan koleksi terbaru dari label Bramanta Wijaya Sposa, ini sebagai selebrasi kehidupan ibunya, berikut sosok wanita lain yang tiada henti berjuang demi keluarga dan orang-orang tersayang.

"There is a greatness sadness actually. Jadi, peragaan ini aku mau dedikasikan buat ibuku dan para wanita tangguh lainnya," katanya.

Momen ini semakin terasa personal bagi Bramanta karena bertepatan dengan hari ulang tahun ibunya. Kebetulan pula, tanggalnya berdekatan dengan perayaan Hari Ibu yang jatuh setiap 22 Desember. "Entah kenapa semuanya fall into places. Seperti sudah ditakdirkan," ungkap desainer anggota Indonesia Fashion Council ini.

Menghadapi kematian orang tercinta turut memengaruhi proses kreatif Brama dalam mempersiapkan koleksi ini. Ia mulai berpikir ulang tentang filosofi sebuah gaun pengantin.

Koleksi Gaun Pengantin Bramanta Wijaya Spring 2023 Foto: Abduh/Detikcom

Lewat koleksi ini, Bramanta ingin memastikan setiap gaun pengantin kreasinya dapat mewakili cerita dari masing-masing wanita yang memakainya untuk diwariskan ke generasi berikut.

"Saat orang meninggalkan dunia ini, mungkin harta akan habis, usaha akan berhenti, tapi gaun pengantin bisa menjadi warisan yang meninggalkan banyak kenangan dan cerita indah," ungkap Bramanta.


Gaun Pengantin Daur Ulang

Bramanta menyuguhkan 33 set gaun pengantin yang terbagi menjadi tiga babak. Setiap babak terdiri dari 11 gaun yang merepresentasikan 11 tahun Bramanta menekuni profesi desainer.

Babak pertama yang diberi tajuk 'Dulu' menampilkan koleksi gaun yang hampir semua materialnya berasal dari gaun lama. "Sebagian besar material kita upcycle, terutama bagian bordiran dan mote-mote mutiara," ujar desainer yang belajar mendesain secara otodidak ini.

Koleksi Gaun Pengantin Bramanta Wijaya Spring 2023Foto: Abduh/Detikcom

Kendati demikian, Bramanta tidak mau semerta-merta mengklaim koleksi ini 'sustainable'. "Saya hanya ingin mencoba sesuatu yang baru di sini," tambahnya.

Di babak kedua, 'Kini', tersaji deretan gaun sebagai proyeksi Bramanta akan tren bridal setahun mendatang, khususnya untuk Spring-Summer 2023. Kali ini, ia banyak bermain dengan detail seperti ruffles, pita, cape, peplum, dan tampilan asimetris pada gaun yang hadir dalam siluet yang bervariasi.

Gaun bersiluet A cukup mendominasi kali ini. Menurutnya, siluet tersebut sangat cocok bagi pengantin yang kurang percaya diri dengan bentuk tubuhnya. "Siluet ini tidak menonjolkan bentuk badan, tapi jatuhnya pas di semua bentuk badan," katanya.

Koleksi Gaun Pengantin Bramanta Wijaya Spring 2023 Foto: Abduh/Detikcom

Sebagai puncak acara, Bramanta menghadirkan sesuatu yang spesial di babak ketiga yang berjudul 'Nanti'. Kali ini bukan model profesional yang memeragakan koleksinya, melainkan para wanita terdekat yang datang dari segala usia, latar belakang keluarga, pekerjaan, dan bentuk tubuh. Salah satunya adalah klien pertama Bramanta yang datang dari Bandung, Jawa Barat.

"My job is to make the bride look good. Aku juga ingin meyakinkan para para wanita bahwa mereka look good in every aspect, not shape, and every stage of your life," kata Bramanta.



Simak Video "Butuh Waktu 700 Jam untuk Membuat Gaun Pengantin Britney Spears"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)