ADVERTISEMENT

Indira, Model Curvy Indonesia Debut di London Fashion Week, Ini Ceritanya

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 23 Sep 2022 06:00 WIB
London -

Minggu (14/9/2022) bukan hari yang biasa bagi Shahnaz Indira. Sebuah pencapaian baru terukir dalam pengalaman Shahnaz Indira sebagai model pendatang baru saat ia berjalan di peragaan desainer Irlandia Simone Rocha.

Nama Shahnaz langsung ramai dibicarakan di jagat maya. Tak hanya karena penampilannya terjadi di ajang sekaliber London Fashion Week (LFW), salah satu agenda terpenting dalam kalender mode dunia, tapi juga sosoknya sebagai perempuan dengan tubuh yang curvy atau lebih berisi.

LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 18: A model walks the runway during the Simone Rocha show during London Fashion Week September 2022 on September 18, 2022 in London, England. (Photo by Jeff Spicer/BFC/Getty Images)Penampilan Shahnaz Indira di peragaan busana Simone Rocha Spring 2023 dalam gelaran London Fashion Week. (Foto: Getty Images/Jeff Spicer/BFC)

Shahnaz memang bukan model Indonesia pertama yang eksis di London Fashion Week. Sebelumnya, ada Rizal Rama yang tampil pula di catwalk Simone Rocha. Namun, ia menjadi model curvy pertama asal Indonesia yang berhasil mencapai panggung mode internasional.

Penampilan perempuan kelahiran Jakarta, 27 Mei 2003, ini lantas banjir pujian. Shahnaz Indira dianggap sukses membuktikan bahwa perempuan sepertinya yang berada di luar 'standar kecantikan' masyarakat pada umumnya memiliki kesempatan yang sama.

"Aku nggak pernah menyangka bakal bisa sampai di sini. Tampil untuk desainer Indonesia saja aku sudah sangat bangga," kata Shahnaz dari London saat berbincang dengan Wolipop lewat pertemuan virtual, Kamis (22/9/2022).

[Gambas:Instagram]



Melakoni profesi model pun tak pernah terlintas di benaknya. Shahnaz, yang mengaku bercita-cita menjadi arsitek, sadar tubuhnya jauh dari kriteria model kebanyakan: ramping, tinggi, berwajah blasteran.

Sampai suatu ketika I-vy Models, sebuah agensi model lokal, menawarinya pekerjaan sebagai model dan membuat ia sedikit sadar dengan potensi yang tak dilihat olehnya sendiri.

Apa yang tadinya dianggap sebagai kekurangan malah menjadi sebuah nilai tambah dan keunikan Shahnaz. Baru mengawali karier sebagai model tahun lalu, ia mendapat panggilan dari agensi model internasional Milk Model Management yang berujung pada London Fashion Week.

Shahnaz tiba di London hanya beberapa saat setelah dunia diguncang kabar Ratu Elizabeth II wafat, Kamis (8/9/2022). Sempat ada ketidakpastian London Fashion Week tetap berlanjut atau tidak karena Inggris memasuki masa berkabung selama 10 hari. Burberry sampai membatalkan peragaan tunggalnya demi menghormati Ratu.

"Tapi aku selalu mencoba berpikir positif. Paling nggak ada satu show yang bisa aku ikut," ujar anak pertama dari dua bersaudara ini.

Masih pengar karena perbedaan waktu tak menghalangi Shahnaz untuk bolak-balik audisi. Sehari bisa lima casting yang ia datangi. "Aku sampai lari sana, lari sini, karena waktunya mepet banget. Seru juga sih sampai ngos-ngosan," ceritanya.

Perjuangan Shahnaz pun terbayarkan saat mendapat kabar bahwa Simone Rocha ingin menyertakannya sebagai model.

Simone Rocha adalah salah satu desainer yang karyanya selalu dinanti di LFW. Kreasi Simone beberapa kali menemani penampilan para selebriti dunia, tanpa terkecuali Putri Wales Kate Middleton.

LFW telah usai tapi Shahnaz Indira akan menetap sementara di London setidaknya sampai November. "Beberapa bulan ke depan akan ada commercial week. Model masih dicari untuk presentasi koleksi. Jadi aku stay di sini dulu untuk melihat kesempatan yang ada," katanya.

(dtg/dtg)