ADVERTISEMENT

Insiden di Karpet Merah Cannes: Diusir karena Sepatu Tradisional

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 31 Mei 2022 13:45 WIB
CANNES, FRANCE - MAY 18:  Deepika Padukone, shoe detail at the Sepatu para bintang di karpet merah Cannes Film Festival. (Foto: FilmMagic/Marc Piasecki)
Cannes -

Di tengah ingar-bingar Cannes Film Festival 2022, kejadian tak mengenakkan harus dialami seorang produser film berdarah Indian. Ia diusir dari karpet merah lantaran memakai sepatu tradisional.

Kelvin Redvers, nama produser tersebut, mendapat undangan langsung dari sutradara Bruni Tedeschi untuk menghadiri premier film 'Les Amandiers' yang digelar pada Minggu (22/5/2022), dalam rangkaian Cannes.

Berkesempatan berjalan di karpet merah salah satu festival film terbesar di dunia, ia pun berniat menunjukkan keindahan budaya Indian.

"Saya mau memakai sesuatu yang formal di budayaku, yakni sepasang sepatu moccasin yang dibuat oleh adik saya," kata produser film yang berbasis di Vancouver, Kanada, itu kepada Variety.

Kelvin Redvers, produser yang diusir dari red carpet CannesPenampilan Kelvin Redvers dengan sepatu moccasin khas Indian di Cannes Film Festival 2022. (Foto: Dok. Kelvin Redvers)
naitve moccasinIlustrasi moccasin (Foto: Getty Images/iStockphoto)

Namun, keinginannya tersebut gagal terwujud setelah petugas keamanan yang berjaga di karpet merah menghentikan langkah Kelvin. Moccasin yang dipakai Kelvin menjadi penyebabnya.

Kelvin yang kala itu memakai tuksedo mengaku, koleganya sempat beradu argumen dengan petugas tersebut dan mengatakan bahwa dress code berbusana formal di Cannes memiliki pengecualian untuk pakaian dan aksesori tradisional.

CANNES, FRANCE - MAY 25: Shoe details of Sabrina S. Sutherland, Patrice Forest of Idem Paris, director Director David Lynch, Actor Kyle MacLachlan and Desiree Gruber during the Foto: Getty Images/Amy T. Zielinski

Sayangnya, petugas tetap ngotot melarang Kelvin masuk dan menjadi agresif. "Mereka berteriak di depan muka saya dan mengusir saya. Malu dan sakit hati diperlakukan seperti itu" ungkapnya.

Beberapa jam setelah insiden tersebut, beberapa petinggi dari penyelenggara Cannes menemui Kelvin untuk meminta maaf. Mereka juga mengundang Kelvin untuk menghadiri screening film Crimes of the Future keesokan harinya. Tentu saja, ia boleh datang dengan moccasin.

"Saya berharap ada perubahan pada masa mendatang supaya memakai sepatu ini terasa normal. Dunia butuh lebih banyak lagi moccasin," cerita Kelvin di Facebook.

CANNES, FRANCE - JULY 16: Raee Kebede and Liya Kebede, shoe detail, attend the Alas kaki di Cannes Film Festival 2021. (Foto: WireImage/Dominique Charriau)

Ini bukan kali pertamanya petugas karpet merah Cannes melarang masuk tamu undangan hanya karena urusan alas kaki. Seperti dikabarkan Vogue, sekelompok perempuan berusia 50-an disetop petugas saat menghadiri premier film 'Carol' di Cannes 2015 lantaran hak sepatu mereka kurang tinggi.

Aktris Kristen Stewart pernah 'memprotes' dress code tak resmi tersebut dengan mencopot heels dan bertelanjang kaki di premier 'BlacKkKlansman' saat Cannes 2018. "Jika kamu tidak menyuruh pria memakai heels atau gaun, jangan suruh aku juga," katanya dalam sebuah wawancara dengan The Hollywood Reporter pada 2017 soal kesetaraan hak dalam berpakaian.

CANNES, FRANCE - MAY 12:  Kirsten Stewart and Lea Seydoux walk the red carpet in protest of the lack of female filmmakers honored throughout the history of the festival at the screening of Kristen Stewart di Festival Film Cannes 2018. (Foto: Andreas Rentz/Getty Images)


Simak Video "Keterkejutan Song Kang-ho Terpilih Jadi Aktor Terbaik di Cannes 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)