Viral Kolaborasi Brand Lokal Disebut Menjiplak, Rilis Motif Hampir Persis

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 11 Des 2021 16:35 WIB
Kolaborasi Makna x Cotton Ink x The Life Of Foto: Instagram @makna
Jakarta -

Di zaman ini memang sulit untuk mengeluarkan sesuatu yang benar-benar baru. Berbagai hal serupa bisa saja mempengaruhi atau menginspirasi seniman hingga menghasilkan karya yang mirip. Namun baru-baru ini sebuah koleksi busana dari brand lokal jadi perbincangan karena punya motif hampir sama dengan merek lain. Rangkaian busana itu pun dianggap menjiplak.

Kolaborasi Makna x Cotton Ink x The Life Of jadi perbincangan. Kolaborasi tiga brand lokal terkenal tersebut disebut menjiplak merek lain yakni Play with Pattero. Ramai dibahas di Twitter, seorang sender mengungkap curhatnya di akun menfess @txtfrombrand yang kemudian jadi viral.

Dalam postingan tersebut sender meminta perhatian para netizen untuk membantu brand yang dikatakan dijiplak brand besar. Disebutkan pula bahwa Makna bukan pertama kalinya disebut menjiplak . Melalui postingan itu, sender mengharapkan jika brand yang bersangkutan tidak mengulanginya.



Dari foto-foto yang diunggah sebagai buktinya, terlihat jika kedua brand mengeluarkan busana bermotif grafis serupa. Persamaan motif di antara merek busana memang bisa saja terjadi apalagi jika sedang menjadi tren. Namun dalam kasus ini, netizen juga menyoroti bahwa kedua koleksi memiliki persamaan perpaduan warna.

"Nggak ada konsep kesengajaan kalau benar-benar mirip. Pemikiran designer juga nggak selalu sama, boro-boro desainer, prang awam pun juga nggak sama. Jadi setop bawa unsur kesengajaan, ini jiplak, copy paste, pattern sama, coloring sama. NGELES MULU LOH KEK DPR," tulis @OurFate.

"Ya kan trend nggak bisa di hindarin tapi si makna ini milih warna dengan pattern yang sangat mirip, nggak cuma satu product lagi. sedangkan si pwp ngikutin trend yang ada + research juga dia inspired terhadap object apa dan di tambah ciri khas mereka jadi signature banget, nggak ngasal," tulis @_jjungvely.

Makna sendiri sudah memberikan pernyataan mengenai rumor bahwa mereka menjiplak brand lain. Dalam postingan Insta Story disebutkan jika mereka membuat rangkaian busana itu cukup lama dan setiap pihak yang berkolaborasi memiliki porsi masing-masing. Mereka juga menekankan bahwa brand tidak bermaksud meniru.

"Semua motif dan design yang kami terapkan untuk koleksi ini adalah berdasarkan identitas visual yang telah disesuaikan dan disetujui oleh semua pihak terkait," tulis Makna.

Meski banyak yang melihat persamaan kedua koleksi, tak sedikit pula yang membela bahwa kemiripan motif mungkin saja terjadi di dunia fashion.

"Kombinasi warna aja yang sama. Corak motif nggak sama," tulis @vaffein40648548. "Pattern-nya dan color palette-nya generic tho so I dont see a problem? You can google retro liquid swirl and find the exact type of pattern and color combination that dates back 10-20 years ago," kata @RachellYahya.

(ami/ami)