Cerita Kekean Wastra Populerkan Kain Indonesia ke Kancah Internasional

Inkana Izatifiqa R Putri - wolipop Jumat, 12 Nov 2021 18:13 WIB
IG Kekean Wastra Foto: IG Kekean Wastra
Jakarta -

Indonesia memang kaya akan seni dan budaya. Salah satu kekayaan budaya ini dapat dilihat dari keanekaragaman wastra Indonesia.

Selain punya ciri khas beranekaragam, wastra Indonesia juga mengandung makna budaya nusantara. Tak heran wastra Indonesia kini banyak diminati oleh masyarakat hingga ke mancanegara.

Kekean Wastra menjadi salah satu produsen tenun dan batik yang telah berhasil memperkenalkan wastra Indonesia hingga mendunia. Bahkan, Kekean Wastra telah dipercaya menjadi pemasok untuk brand fesyen ternama Dior.

Dalam acara Festival Ide Bisnis Xpora by BNI Agustus 2021, pemilik Kekean Wastra Achmad Nurhasim Hamada mengungkapkan pengalamannya bekerja sama dengan Dior.

Ia mengatakan di akhir 2020 dirinya mendapatkan undangan dari Atase Perdagangan di Paris, Perancis untuk mengikuti kurasi dari brand Christian Dior. Kekean Wastra pun diminta untuk menyiapkan sampel produk tenun untuk dinilai kualitasnya oleh Dior.

"Kita diminta untuk mengirim sampel kemudian diuji oleh mereka. Dan Alhamdulillah dari (brand) yang sebelum-sebelumnya gagal di tahap kurasi, kita lulus uji. Kemudian berlanjut kita bicara framework," jelas Achmad dalam keterangannya, Jumat (12/11/2021).

Usai tahap kurasi, pria yang akrab disapa Aam ini mengatakan Dior akhirnya mengajukan pemesanan tenun atau Kain Endek Bali ke Kekean Wastra. Menariknya lagi, Aam bercerita kain produksi Kekean juga ditampilkan di Paris Fashion Week. Keindahan kain endek Bali menjadi bagian dari koleksi musim semi dan musim panas 2021.

"Kain Endek Bali adalah produk yang membuat Dior tertarik untuk bekerja sama. Christian Dior juga diketahui menjadikan kain Endek Bali produksi Kekean sebagai bagian dari koleksi musim semi dan musim panas 2021. Hal ini terungkap dari peragaan busana Paris Fashion Week pada 29 September 2020," katanya.

Tak hanya mampu menembus pasar Eropa, Aam mengatakan Kekean Wastra sebelumnya juga pernah menerima pesanan dari brand fesyen Jepang yang menuntut standar kualitas yang tinggi.

Menurut Aam, standar kualitas memang menjadi hal penting yang perlu diperhatikan, khususnya bagi brand yang ingin go global. Untuk bisa go global UMKM perlu meningkatkan kualitas produk untuk memenuhi standar internasional. Di samping itu, diperlukan juga inovasi baru yang sesuai dengan perkembangan zaman.

"Jadi standardisasi di Jepang itu yang salah satunya menjadi standarisasi di Eropa. Karena untuk masalah pewarnaan di Eropa itu salah satunya mengikuti (standar) di Jepang, seperti ramah lingkungan, produknya harus tahan terhadap air, tahan gesekan, dan tahan luntur. Ini yang menjadi salah satu indikator produk-produk kita di bidang tekstil bisa bersaing di tingkat internasional," jelasnya.

Penasaran dengan cerita Aam dalam mengembangkan bisnisnya hingga bisa mendunia? Kamu bisa cari tahu lebih lanjut dalam acara Gelegar Semangat Hari Pahlawan #LompatLebihTinggi yang disiarkan secara live di detikcom pada 13 November 2021 mendatang pukul 15.00-16.00 WIB.

Melalui gelaran dari detikcom yang bekerja sama dengan BNI, Aam akan berbagi kisah bersama tokoh inspiratif lain dalam sesi bertajuk Pahlawan Muda Inovatif. Adapun sejumlah narasumber yang turut hadir antara lain, Pengembang Kendaraan Listrik SELO, Ricky Elson, Founder & CEO Evo Co. David Christian, serta CEO MYCL sekaligus Pelopor Lanskap Startup Bioteknologi Indonesia, Adi Reza Nugroho.

Di sesi ini,kamu juga bakal diajak mengulik inovator mindset dari para individu muda berpengaruh ini. Jadi, catat tanggalnya dan jangan lewatkan kegiatan seru dan inspiratif ini untuk bersama-sama #LompatLebihTinggi dalam Gelegar Semangat Hari Pahlawan.

(ncm/ega)