Louis Vuitton Rilis Scarf Rp 10 Jutaan yang Dituduh Jiplak Keffiyeh Palestina

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 07 Jun 2021 12:47 WIB
Scarf Louis Vuitton Foto: Instagram Khaled Beydoun
Jakarta -

Scarf terbaru keluaran Louis Vuitton mengundang kritikan. Brand kenamaan Prancis tersebut dianggap melakukan apropriasi budaya karena membuat aksesori mirip dengan keffiyeh. Punya motif dan desain yang hampir serupa, Louis Vuitton dituduh menjiplak aksesori yang sering dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina tersebut.

Monogram Keffieh Stole dari Louis Vuitton jadi kontroversi di media sosial. Banyak orang mengritik LV mencuri budaya untuk sebuah item fashion. Item yang dijual seharga $705 atau Rp 10 jutaan itu semakin dikecam karena dihadirkan dengan warna mirip bendera Israel. Seperti diketahui Israel juga dikecam karena menyerang Palestina.

[Gambas:Instagram]



Hal ini pertama kali mendapat perhatian setelah seorang penulis dan pengacara Khaled Beydoun mengunggah kritiknya di Instagram. Khaled berpendapat bahwa desain scarf Louis Vuitton yang mirip keffiyeh ini tidak menghormati dan tidak sensitif dalam berbagai tingkat.

"Berikat aku bahan aslinya, sejarahnya, makna dan bobot yang dijahitkan ke setiap kainnya. Hari di mana mutasi yang hambar dan sunyi ini dapat menghasilkan harga yang dapat memberi makan satu keluarga di Gaza selama berminggu-minggu," tulisnya.

Sedangkan blogger Shahd Al-Jumaily menulis jika warna biru dan putih yang dipilihnya memperlihatkan Louis Vuitton tidak peka dengan situasi politik yang sedang terjadi. Adapun Diet Prada yang menganggap jika meski LV mengaku netral dalam politik, brand itu tetap saja membuat uang dari aksesori mirip keffiyeh yang menjadi simbol nasionalisme Palestina.

[Gambas:Instagram]



Dalam situsnya sendiri, LV menulis jika mereka memang terinspirasi dari Keffiyeh klasik. Item yang dibuat dari campuran bahan katun, wol, dan sutera tersebut dikatakan bisa menjadi aksesori timeless yang menciptakan kesan easygoing. Sayangnya banyak orang tidak berpikir demikian.

Mengetahui banyaknya kritik pada produk mereka, Louis Vuitton telah menunjukkan responnya. Brand itu memutuskan untuk menghapus scarf tersebut dari situsnya. Belum diketahui apakah nantinya aksesori ini akan benar-benar akan ditarik dari pasaran.

(ami/ami)
dMentor
×
Franchise Bisnis Kecantikan hingga Pelosok Daerah
Franchise Bisnis Kecantikan hingga Pelosok Daerah Selengkapnya