WFH Jadi Gaya Hidup, Penjualan High Heels Turun Drastis Hingga 71%

Daniel Ngantung - wolipop Rabu, 10 Feb 2021 05:30 WIB
Milan Fashion Week Tren high heels 2020 di Paris Fashion Week (Foto: Getty Images)
New York City -

Kegiatan kerja di rumah atau work from home (WFH) yang telah menjadi gaya hidup masyarakat masa kini karena pandemi COVID-19 berpengaruh pada tren penjualan sepatu. Minat pembeli pada sepatu formal, khususnya high heels, mengalami penurunan drastis.

Berdasarkan data firma riset NDP Group, segmen sepatu formal perempuan seperti high heels atau sepatu berhak tinggi, mengalami penurunan penjualan hingga 71 persen pada kuartal kedua 2020 bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pandemi memaksa segala kegiatan formal seperti pernikahan hingga pesta cocktail ditunda sehingga menjadikan high heels bukan barang yang relevan untuk saat ini.

NEW YORK, NEW YORK - SEPTEMBER 07: Models walk, shoe detail, the runway for Longchamp during New York Fashion Week on September 07, 2019 in New York City. (Photo by Noam Galai/Getty Images)Sneakers di fashion show Longchamp pada 2019 (Foto: Getty Images)

Seperti halnya pakaian, masyarakat pun beralih pada alas kaki yang lebih kasual seperti sneakers atau selop yang nyaman untuk WFH.

Perubahan selera ini sebenarnya sudah terlihat sebelum pandemi terjadi menyusul maraknya tren busana athleisure dan perubahan kiblat mode yang kini lebih condong pada estetika street-style demi mengakomodasi selera pasar milenial.

Bloomberg News mengabarkan, sepatu formal keluaran desainer atau label ternama menurun 21 persen secara global pada 2020. Kondisi tersebut yang lantas memicu department store kelas atas Galeries Lafayette mendesain ulang area sepatunya sehingga dapat memberi ruang yang lebih luas buat sneakers.

PARIS, FRANCE - OCTOBER 06: A model walks the runway during the Louis Vuitton Womenswear Spring/Summer 2021 show as part of Paris Fashion Week on October 06, 2020 in Paris, France. (Photo by Dominique Charriau/Getty Images )Tren sepatu boots di koleksi Louis Vuitton Spring/Summer 2021. (Foto: Getty Images/Dominique Charriau)

Edward Rosenfeld, CEO Steve Madden, mengaku penjualan koleksi sandal dan sepatu kasual merek tersebut mengalami kesuksesan besar belakangan ini. "Sembari menyongsong koleksi musim gugur, kami akan fokus pada sneakers dan sepatu boots kasual," katanya seperti dikutip Glossy.

Desainer Sarah Flint yang terkenal dengan koleksi high heels (karyanya pernah dipakai Meghan Markle) juga akan menggarap koleksi sandal secara khusus dan menyebutnya 'sepatu rumahan'.

Meski sepatu kasual sedang kehilangan pamornya, ia tetap optimis high-heels masih memiliki penggemar loyal. "Entah mereka membelinya agar tampil menawan saat hujan atau menghadiri acara yang mengharuskan berjaga-jarak, para perempuan masih dan akan selalu menyukai high heels," katanya.

(dtg/dtg)