Liputan Khusus: Bisnis Baju untuk Kucing Raup Omzet Hingga Puluhan Juta

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 12 Des 2020 15:05 WIB
Koleksi baju kucing milik Fredi Lugina Bisnis baju untuk kucing. Foto: Instagram @bajukucingtangerang
Jakarta -

Memelihara kucing termasuk hobi yang tidak pernah lekang oleh waktu. Sejak dulu hingga kini pandemi Corona melanda, memelihara kucing menjadi pilihan untuk menghibur diri sekaligus menjadi teman bermain selepas penat beraktivitas seharian.

Kucing memiliki tingkah laku yang lucu dan menggemaskan. Apalagi kini ada aksesori penunjang seperti baju khusus untuk kucing, yang bisa membuat penampilan kucing semakin lucu.

Adanya konsumen yang ingin mendandani kucingnya dengan baju khusus ini pun menjadi peluang bisnis tersendiri. Baju untuk kucing hadir dengan berbagai macam karakter. Seperti baju kucing ala dokter, memakai hijab, seragam SD, dan superhero.

Salah satu orang yang melirik bisnis fashion baju untuk kucing ini adalah Fredi Lugina Priadi. Pria 39 tahun itu membangun bisnis baju kucing setelah awalnya melihat keponakanan dan kakaknya yang menyukai kucing terlebih dahulu. Mereka memberikan usul untuk mencoba membuat baju kucing.

"Posisi saya 2017 sudah ada konveksi pakaian. Saya lihat di internet memang ada (baju untuk kucing dan anjing). Lalu saya coba model konvensional kayak kaus dan tunik. Pada 2018 kakak saya kasih ide untuk bikin kostum karakter dan bajunya pakai tangan jadi kelihatan berjalan," kisah Ferdi saat berbincang dengan Wolipop, Kamis (10/12/2020).

Koleksi baju kucing milik Fredi LuginaKoleksi baju kucing milik Fredi Lugina Foto: Instagram @fredi_lugina

Pembuat baju untuk kucing berikutnya adalah Umi Lestari. Wanita yang akrab disapa Mimi itu sebelum mencoba berjualan baju untuk kucing, bekerja sebagai karyawan swasta di Bojonegoro, Jawa Timur

"Setelah menikah saya berhenti bekerja dan jadi ibu rumah tangga. Setelah pindah saya dan suami itu sama-sama suka kucing, jadi kami mengadopsi beberapa kucing waktu itu. Karena punya kucing itu lah saya kepikiran buat baju untuk kucing," ujarnya.

Sama seperti Fredi dan Mimi, Fani Nuryanto juga berbisnis rumahan baju kucing. Dalam setiap desain, Fani mengaku selalu mengedepankan konsep yang asli Indonesia.

"Saya selalu ingin tampil beda dari karya-karya saya. Unik menggelitik dan sedikit nyeleneh Konsep dan temanya yang saya kedepankan sudah pasti Indonesia punya," kata wanita yang berjualan baju untuk kucing sejak 2018 itu.

Koleksi baju kucing milik Baju Kucing TangerangKoleksi baju kucing milik Baju Kucing Tangerang Foto: Instagram @bajukucingtangerang

Peluang Cuan dari Bisnis Baju untuk Kucing.

Fani yang sebelum membuat baju untuk kucing bekerja berjualan helm mengaku usaha yang dijalaninya ini cukup menjanjikan. "Saya mempunyai 30 ekor kucing dan hasil penjualan baju kucing saya alhamdulillah cukup untuk biaya perawatan dan keperluan keluarga," ujarnya saat berbincang dengan Wolipop.

Sedangkan Ferdi yang sudah dua tahun bisnis baju untuk kucing mengaku bisa mendapatkan omset Rp 1 juta setiap bulannya. Malah semenjak pandemi Corona ini dia merasakan kenaikan omzet.

Sedangkan Mimi yang merupakan penyuka kucing bisa mendapatkan omzet yang cukup lumayan dari bisnis fashion hewan menggemaskan tersebut. "Awal mulainya Desember 2016. Dan hingga kini omzet saya perbulan bisa Rp 10 juta," kata Mimi.

Simak selengkapnya kisah para pembuat baju untuk kucing ini dalam liputan khusus Wolipop 'Bisnis Fashion Baju Kucing.'



Simak Video "Bisnis Baju Kucing Raup Omzet Jutaan Rupiah"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)