Gaya Istri Presiden Erdogan Pakai Tas Mewah Prancis yang Diboikot Suami

Daniel Ngantung - wolipop Minggu, 01 Nov 2020 18:01 WIB
Turkish President Recep Tayyip Erdogan and his wife Emine Erdogan arrive at Kansai airport in Izumisano city, Osaka prefecture, on June 27, 2019 ahead of the G20 Osaka Summit. (Photo by CHARLY TRIBALLEAU / AFP) Emino Erdogan saat menenteng tas Hermes Kelly keluaran Prancis yang seharga Rp 700 jutaan. Foto: CHARLY TRIBALLEAU / AFP
Istanbul -

Aksi boikot terhadap produk Prancis di beberapa negara terus berlanjut setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyerukan ajakan tersebut untuk memprotes pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Namun, apakah aksi boikot tersebut juga berlaku bagi Ibu Negara Emine Erdogan?

Sudah bukan rahasia lagi bila Emine Erdogan suka bersolek dengan tas-tas branded berbendera Prancis. Ia diketahui mengoleksi sejumlah tas Hermes yang terkenal dengan harganya yang fantastis itu.

Tas tersebut beberapa kali menemani penampilannya saat mendampingi sang suami melakukan kunjungan negara. Seperti saat, mereka menyambangi Osaka, Jepang, pada Juni 2019, dalam rangka KTT G20.

Turkish President Recep Tayyip Erdogan and his wife Emine Erdogan arrive at Kansai airport in Izumisano city, Osaka prefecture, on June 27, 2019 ahead of the G20 Osaka Summit. (Photo by CHARLY TRIBALLEAU / AFP)Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Emine Erdogan tiba di Osaka, Jepang, untuk KTT G20 pada 2019 lalu. (Foto: CHARLY TRIBALLEAU / AFP)

Keluar dari pesawat bersama sang suami, Emine Erdogan menenteng Hermes Kelly berwarna hitam. Harga tas tersebut ditaksir mencapai US$ 50 ribu atau sekitar Rp 730 juta.

Saking mahalnya, penampilan Emine pun menuai kritikan. Adalah koran lokal Turki, Cumhuriyet, yang menurunkan laporan untuk mengkritik penampilan mewah Emine yang kontras dengan nasib rakyatnya kala itu.

"Ketika Turki sedang berjuang dengan krisis ekonomi, Istana tidak bisa berhenti bergaya hidup mewah," demikian koran tersebut menulis. Saat itu, Turki memang sedang mengalami krisis keuangan ditambah lagi tingginya inflasi. Menjelang Desember 2018, 4,3 juta warga Turki dilaporkan tidak memiliki pekerjaan.

BERLIN, GERMANY - SEPTEMBER 27:  Turkish President Recep Tayyip Erdogan and his wife Ermine arrive at Tegel Airport on September 27, 2018 in Berlin, Germany. Erdogan is coming for a three-day visit to Germany that will include meetings with German President Frank-Walter Steinmeier and Chancellor Angela Merkel in Berlin and the inauguration of a new mosque in Cologne. German-Turkish relations have been troubled over the last year following the arrest of German nationals in Turkey whom the Turkish government charges with supporting terrorism.  (Photo by Sean Gallup/Getty Images) Ibu Negara Turki Emine Erdogan saat menenteng tas Hermes Kelly kesayangannya. (Foto: Sean Gallup/Getty Images)

Kondisi rakyat yang hidup susah karena krisis ini dianggap sungguh kontras dengan penampilan ibu negara Turki.

Kritik ini bukan yang pertama untuk Erdogan dan keluarga. Sebelumnya keluarga presiden Turki itu beberapa kali mengalami kecaman serupa. Apalagi Erdogan tinggal di dalam istana yang dijuluki sebagai salah satu terbesar di dunia.

Pembangunan istana itu dinilai kontroversial karena menghabiskan banyak uang, sementara rakyat Turki sendiri masih banyak yang miskin. Istana sang presiden nilainya mencapai Rp 7,2 triliun.



Simak Video "Kupas Tuntas Fashion Seo Dal Mi, Pemeran Drakor Start Up"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)