10 Fakta Louis Vuitton, Pria Miskin dari Desa yang Awalnya Cuma Pembuat Peti

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 21 Okt 2020 11:04 WIB
Logo Louis Vuitton LV Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Kamu pasti sudah familiar dengan Louis Vuitton yang dikenal sebagai brand mewah asal Prancis. Namun tak banyak yang tahu mengenai sosok sang desainer asli. Bukan seorang pengusaha atau datang dari keluarga kaya, Louis Vuitton asli awalnya adalah pria miskin dari desa kecil yang berprofesi sebagai pembuat kotak dan pengepak barang. Berikut beberapa fakta mengenai hidup Louis Vuitton yang mewariskan salah satu brand fashion paling terkenal di dunia.

1. Seperti kebanyakan merek-merek fashion Eropa, Louis Vuitton pun berasal dari nama desainer aslinya. Adalah Louis Vuitton, seorang pria asal desa kecil di timur Prancis kelahiran 1821 yang dibesarkan oleh ayah petani dan ibu pembuat topi.

2. Orangtua Louis Vuitton meninggal ketika ia masih kecil. Ketika itu, Vuitton diasuh oleh ibu tiri tapi sayangnya hubungan mereka tidak baik.

Louis VuittonLouis Vuitton Foto: Istimewa/Wikipedia/Zoot Online

3. Ketika berusia 13 tahun, Louis telah memutuskan untuk meninggalkan rumah karena ibu angkatnya yang sangat keras.

4. Dari desanya yang jauh dari kota, Louis kecil pun berjalan ke Paris. Dilansir Brightside, ia total melangkahkan kaki sejauh 469 km selama dua tahun selagi melakukan pekerjaan-pekerjaan kecil sepanjang perjalanan.

5. Pada 1853, Louis Vuitton mulai bekerja sebagai pembuat kotak dan pengepak barang untuk Putri Pranvis, Eugenie de Montijo yang merupakan istri ketiga Napoleon Bonaparte. Dari situ, ia banyak mendapatkan klien-klien elite yang ke depannya bekerja dengannya hingga akhir.

6. Dari keterampilannya membuat kotak, Louis Vuitton asli membuka toko pertamanya di Paris pada 1854. Toko tersebut khusus mengepak barang-barang mudah pecah dan fashion. Saat itu lah, Vuitton membuat peti dengan bentuk ideal yang membuatnya jadi terkenal yakni kotak tanpa bentuk melengkung di bagian ujungnya. Peti itu pun dibuat anti air.

[Gambas:Instagram]



7. Peti atau koper yang diciptakan Louis Vuitton kemudian menjadi standar baru yang kemudian menjadi sangat populer hingga Vuitton mempekerjakan lebih banyak orang hingga membuka toko di luar negeri, seperti London, New York, dan Philadelphia.

8. Louis Vuitton pun ternyata sempat bersinggungan dengan ilusionis terkenal Harry Houdini. Pada 1886 saat Vuitton dan anaknya Georges menciptakan gembok baru, mereka pernah menantang Houdisi untuk bisa keluar dari koper buatan Louis Vuitton. Sayangnya hal itu tidak diwujudhkan Houdini tapi penolakan itu malah membuat Vuitton menyempurnakan temuannya.

Tas Louis VuittonTas Louis Vuitton Foto: dok. Louis Vuitton

9. Perancang tersebut meninggal pada 27 Februari 1892. Meski ditinggal sang ayah, Georges meneruskan bisnis pembuatan peti tersebut. Pada 1901, brand Louis Vuitton mulai membuat 'streamer bag' yakni tas untuk menyimpan baju kotor. Georges lah yang kemudian menciptakan monogram terkenal yang membuat brand Louis Vuitton mudah dikenali.

10. Mulai 1998, brand Louis Vuitton baru melebarkan sayapnya pada produk-produk lain. Tak hanya memproduksi koper, merek itu juga menjual busana, sepatu, dan aksesori yang kini lebih dikenal. Namun sebagai pelopor koper, para ahli Louis Vuitton masih sering diandalkan untuk membuat koper custom-made, misalnya untuk Piala Dunia.

[Gambas:Instagram]



(ami/ami)