Sapto Djojokartiko Rilis Koleksi Terbaru, Terinspirasi Seni Sabung Ayam

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 12 Okt 2020 14:25 WIB
Koleksi terbaru Sapto Djojokartiko Koleksi Spring/Summer 2021 Sapto Djojokartiko (Foto: Dok. Sapto Djojokartiko)
Jakarta -

Bagi desainer Sapto Djojokartiko, berkarya di tengah pandemi COVID-19 memang bukan hal yang mudah. Dengan segala keterbatasan, ia harus berjuang untuk tetap menghasilkan karya demi kelangsungan hidup label dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Perjuangan itulah yang menginspirasi Sapto Djojokartiko dalam mewujudkan koleksi terbarunya, Spring/Summer 2021. Berbeda dari koleksi terdahulu, koleksi ini dibuat saat pandemi terjadi.

Sebelum menggarapnya, Sapto Djojokartiko sempat melalui masa-masa turbulensi akibat terdampak wabah virus Corona. Ia baru saja membuka butik pertamanya di Plaza Senayan pada awal Maret lalu sebelum akhirnya ditutup karena mengikuti regulasi pemerintah terkait operasional pusat belanja.

Koleksi terbaru Sapto DjojokartikoKoleksi Spring/Summer 2021 Sapto Djojokartiko (Foto: Dok. Sapto Djojokartiko)

"Awalnya saya kaget banget, apalagi butik kami yang pertama baru saja dibuka. Sempat dua bulan pertama kami berhenti sama sekali, lalu mencoba untuk kerja kembali dengan sistem shift," ungkap pria asal Solo, Jawa Tengah, ini, kepada Wolipop detikcom, Senin (12/10/2020).

Masa-masa karantina di rumah lantas dimanfaatkan Sapto sebagai momen refleksi diri. Ia pun memiliki yang lebih banyak waktu untuk membaca. Dari situ, ia menemukan bacaan yang memvisualkan secara menarik tentang seni sabung ayam.

Hampir di semua daerah di Indonesia, kata Sapto, sabung ayam atau ajang adu dua ekor ayam dilarang keras karena identik dengan praktik judi. Terlepas dari itu, sabung ayam memiliki daya tarik tersendiri sebagai sebuah ritual keagamaan dan budaya.

"Bagi saya, sabung ayam tersebut sangat menggambarkan kondisi saat ini, bagaimana kita harus berjuang di tengah situasi yang tak kondusif. I wanna make collection that can relate to time like this," ungkap desainer yang karyanya kerap membungkus tubuh selebriti kenamaan Indonesia ini.

Ia lalu menerjemahkan filosofi tersebut ke dalam garis desainnya yang feminin dan modern dalam palet muted yang dominan. Dalam koleksi busana wanita dan pria ini, elemen sabung ayam hadir lewat detail cross stitching yang kemudian menjadi satu kesatuan khusus yang seluruhnya terbuat dari kain organza yang dipotong secara individu.

Cross stitching dibuat secara manual sehingga menyerupai bentuk tenunan keranjang. Desainer jebolan ESMOD Paris ini juga mengaplikasikan teknik tambal sulam berbentuk ayam jago serta pola acak yang dinamis dan guratan yang menyerupai sapuan kuas.

Palet cerah yang dapat ditemui di koleksi ini juga terinspirasi oleh lukisan sabung ayam. Bertolak belakang dengan koleksi Sapto Djojokartiko sebelumnya yang menghadirkan banyak ornamen dan embellishment, kali ini Sapto Djojokartiko memilih untuk menghadirkan siluet yang lebih dinamis dan bentuk yang cocok untuk dikenakan saat bersantai di rumah.

Koleksi terbaru Sapto DjojokartikoKoleksi Spring/Summer 2021 Sapto Djojokartiko (Foto: Dok. Sapto Djojokartiko)

Hadir pula aksesori yang sengaja dibuat praktis dan fungsional, mulai dari dompet bersulam multifungsi, tas selempang, selendang yang ditingkahi aksen berbulu, tas maxi tote, anting mutiara dengan gaya baroque berbalut teknik macramé, hingga sandal dan selop dengan anyaman rafia dan bentuk bordir yang menyerupai keranjang anyaman.

Mengingat situasi yang tak memungkinkan untuk menggelar peragaan secara tradisional, Sapto Djojokartiko lantas melansir koleksinya secara virtual dalam format film pendek, Sabtu (10/10/2020). Ia pun menggandeng Reuben Torino sebagai sutradara untuk memvisualkan konsep 'sabung ayam' tersebut dengan sentuhan kontemporer yang terasa kekinian.

Koleksi Sapto Djojokartiko Spring/Summer 2021 mulai tersedia awal tahun depan.

Koleksi terbaru Sapto DjojokartikoKoleksi Spring/Summer 2021 Sapto Djojokartiko (Foto: Dok. Sapto Djojokartiko)
(dtg/dtg)