Teknik Tabrak Motif di Koleksi Terbaru Sapto Djojokartiko

Vina Oktiani - wolipop Rabu, 11 Mar 2020 18:04 WIB
Sapto Djojokartiko fall/winter 2020 Koleksi fall/winter 2020 Sapto Djojokartiko. Foto: Muhammad Abduh/Detikcom
Jakarta -

Sapto Djojokartiko yang sudah 12 tahun berkarya di dunia fashion mengeluarkan koleksi Fall/Winter 2020 terbarunya. Koleksi Sapto Djojokartiko kali ini tampak lebih berani dengan teknik tabrak motif.

"Jadi di koleksi Fall/Winter 2020 ini inspirasinya dari salah satu seniman namanya Egon Schiele yang menurut saya sangat menginspirasi. Saya udah liat karyanya dari lama banget. Kita coba men-translate si karyanya dia yang mungkin orang bisa bilang ugly tapi beauty ke koleksi ini," kata Sapto Djojokartiko saat ditemui dalam acara Press Conference koleksi Fall/Winter 2020 terbarunya di Saporo Deli Hotel Fairmont Jakarta pada Rabu (11/3/2020).

Sang desainer menjelaskan bahwa karyanya kali ini akan lebih ekspresif. Hal ini dicerminkan dari percampuran motif yang digunakan oleh Sapto pada koleksi Fall/Winter 2020 miliknya. Koleksi ini memamerkan campuran dari berbagai jenis kain dan detail unik yang dikemas dalam warna-warna nude dengan campuran plum dan fuschia. Warna-warna tersebut juga dipadukan dengan warna-warna gelap seperti charcoal, clematis, indigo, sapphire, dan onyx black untuk memberikan kesan yang lebih mendalam. Beberapa detail koleksinya juga diberikan sentuhan warna emas dan perak.

Teknik Tabrak Motif di Koleksi Terbaru Sapto DjojokartikoFoto: Muhammad Abduh/Detikcom



"Sapto kan biasanya memperkenalkan motif-motif komunal dalam koleksinya gitu. Kali ini kita coba campur-campur. Kalau dulu kan kita suka naikin cuma satu motif doang. Misalnya motif ikat ya ikat saja. Di sini kita, motif ikat kita tabrak dengan motif sungging. Kita campur-campur lah. Jadi tetap ngerasain kalau ini nih ada sesuatu yang Indonesia gitu," ujar Sapto yang pernah meraih prestasi sebagai Fashion Designer of The Year dari sebuah majalah gaya hidup itu.

Teknik Tabrak Motif di Koleksi Terbaru Sapto DjojokartikoFoto: Muhammad Abduh/Detikcom


Untuk materialnya sendiri, dalam koleksinya kali ini Sapto banyak menggunakan bahan organza. Beberapa koleksinya juga ada yang full embellished atau embroidery. Walau demikian, Sapto menjelaskan bahwa baju-baju koleksinya tersebut juga dirancang untuk digunakan sehari-hari, sehingga tidak terlalu heboh seperti layaknya busana untuk manggung.

Beberapa busananya tersebut dilengkapi dengan aksesori-aksesori tambahan seperti anting, tas, dan sepatu. Dibutuhkan sekitar empat hingga lima bulan untuk menyelesaikan koleksi terbarunya yang terdiri dari 125 look. Tujuh di antara koleksi terbarunya, seperti dress, blouse dan outer sudah dipajang di flagship store pertamanya di Plaza Senayan.





Simak Video "Tips Workout di Rumah ala Alia Basalamah"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)