Milan Fashion Week Bergairah Lagi, Gaungkan Optimisme di Tengah Pandemi

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 24 Sep 2020 17:57 WIB
Models for Sartoria 74 present creations part of the 2021 spring-summer collection during the Altaroma fashion show in Rome, Tuesday, Sep. 15, 2020. The COVID-19 pandemic has forced many fashion brands to rethink the way they will show their collections. The upcoming Milan Fashion Week, from Sept. 22 through Sept. 28, has a lineup of 52 shows 24 of which will be in a digital form. (AP Photo/Domenico Stinellis) Milan Fashion Week digelar kembali setelah Italia lockdown. (Foto: Dok. Fendi)
Milan -

Sorotan dunia tertuju pada Italia ketika negara tersebut menjadi episentrum wabah COVID-19. Hingga saat ini, sudah tercatat 303 ribu kematian terjadi di Negeri Menara Pisa itu akibat virus Corona.

Ketika kasus awal ditemukan di Italia pada medio Februari 2020, Milan Fashion Week Fall-Winter 2020 sedang berlangsung. Ketakutan mulai membayangi. Beberapa orang yang menghadiri hajatan tersebut sudah terlihat memakai masker pelindung.

Situasi dirasa tak terkendali lagi saat Giorgio Armani membatalkan peragaan busananya. Tamu tak diperkenankan hadir karena koleksi hanya akan naik pentas secara virtual.

Two guests pose for photographers prior to the Dolce & Gabbana 2021 women's spring-summer ready-to-wear collection during the Milan's fashion week in Milan, Italy, Wednesday, Sept. 23, 2020. (AP Photo/Luca Bruno)Para tamu fashion show Dolce & Gabbana di Milan Fashion Week Spring 2021 baru-baru ini. (Foto: AP/Luca Bruno)

Sejak itu, dunia tak lagi sama seperti dulu. Wabah menyebar ke berbagai penjuru dunia sampai akhirnya WHO menaikkan status bencana kesehatan ini ke level pandemi.

COVID-19 mengubah segala tatanan hidup. Kini masyarakat dunia harus beradaptasi dengan sebuah kondisi yang dinamai 'new normal' atau kenormalan baru dengan segala protokol kesehatannya.

Di saat beberapa negara di dunia, termasuk Indonesia, masih bergumul dengan kenaikan angka kasus positif COVID-19, Italia mulai berangsur pulih.

Kondisi yang mulai membaik itu ditandai dengan kehadiran Milan Fashion Week edisi Spring-Summer 2021, 22-28 September 2020.

Jika deretan fashion show virtual mendominasi pekan mode di New York dan London yang telah terselenggara sebelumnya, Milan Fashion Week justru tetap memilih cara tradisional. Tercatat 23 jadwal peragaan busana akan mengisi perhelatan kali ini, sebut saja Dolce & Gabbana, Max Mara, Salvatore Ferragamo dan Valentino.

Hari pertama, koleksi Fendi naik pentas sebagai pembuka manis Milan Fashion Week. Rumah mode yang terkenal dengan produk bulunya ini baru saja mengumumkan Kim Jones sebagai desainer pengganti Karl Lagerfeld. Koleksi kolaborasi Kim dan Silvia Venturini Fendi baru akan diperkenalkan tahun depan.

A model wears a creation as part of the Fendi 2021 women's spring-summer ready-to-wear collection during the Milan's fashion week in Milan, Italy, Wednesday, Sept. 23, 2020. (AP Photo/Antonio Calanni)Fashion show Fendi di Milan Fashion Week Spring 2021. (Foto: AP/Antonio Calanni)

Untuk sementara ini, Silvia memanjakan para pecinta Fendi dengan desainnya yang didominasi pakaian bersiluet rileks. Putih menjadi warna utama seraya menyimbolkan 'awalan baru' pasca-pandemi. Kendati demikian, warna merah mencolok dan hitam pekat sesekali muncul.

Peragaan Fendi digelar dengan mematuhi protokol kesehatan. Wajib hukumnya memakai masker di dalam area acara. Di ruangan yang bisa menampung hingga 1.500 orang, pihak penyelenggara membatasi undangan menjadi 130 tamu. Mereka duduk dengan berjaga jarak.

Kendati demikian, kondisi tersebut tak mengurangi antusiasme tamu. Sejumlah selebriti menunjukkan batang hidungnya untuk Fendi, di antaranya penyanyi Rita Ora, aktor Paul Mescal yang tengah naik daun berkat perannya di serial 'Normal People', dan aktris Prancis Adèle Exarchopolous.


Koleksi terbaru brand Blumarine juga diperagakan di hari pertama Milan Fashion Week. Momen ini terasa spesial bagi jenama yang eksis sejak 1977 itu karena menampilkan koleksi perdana Nicola Brognano, direktur kreatif yang baru.

"Kami ingin memberikan sebuah pesan yang positif. Kami menginginkan sebuah kenormalan. Aku rasa tidak ada cara yang lebih kuat untuk berekspresi selain sebuah peragaan busana," kata Nicola tentang keputusannya menggelar fashions show, seperti dikutip Associated Press.

Ditanya tentang inspirasinya untuk koleksi terbaru Blumarine, ia menjawab, "Idenya adalah meninggalkan masa lalu dan memulai cerita yang baru."

MILAN, ITALY - SEPTEMBER 20: Models prepare backstage for Blumarine fashion show during the Milan Fashion Week Spring/Summer 2020 on September 20, 2019 in Milan, Italy. (Photo by Vittorio Zunino Celotto/Getty Images)Model di backstage fashion show Blumarine saat Milan Fashion Week Spring 2021. (Foto: Getty Images/Vittorio Zunino Celotto)
(dtg/dtg)