Luhan Diprotes Karena Pakai Rompi Bertuliskan Syahadat, Brand Minta Maaf

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 03 Jun 2020 11:00 WIB
Luhan Luhan yang Diprotes Karena Pakai Baju Bertuliskan Syahadat. Foto: Instagram @luhanstudio7
Jakarta -

Luhan diprotes netizen di media sosial karena busana yang dikenakannya beberapa hari lalu. Luhan kedapatan memakai rompi denim bertuliskan lafaz Islam yang dikatakan adalah syahadat. Jadi perbincangan ramai di kalangan fans muslim, brand baju yang dikenakan mantan personel EXO tersebut pun mengungkapkan permintaan maaf.

Kemarin sejumlah netizen mengungkapkan protesnya pada Luhan yang dianggap mengenakan busana menyinggung bagi umat Islam. Pasalnya pada luaran tersebut terlihat tulisan Arab yang artinya suci. Banyak fans muslim dari kalangan KPop dan CPop yang mengatakan jika kalimat syahadat atau Tauhid tidak seharusnya menjadi tempelan estetik apalagi jika nanti baju tersebut akan diletakkan di sembarang tempat.

LuhanLuhan Pakai Baju Bertuliskan Syahadat. Foto: Fansite

Kebanyakan netizen yang protes memang mengetahui bahwa hal ini bukan sepenuhnya kesalahan Luhan. Ia dianggap tidak mengerti apa yang dikenakannya karena memang banyak artis hanya memakai apa yang disiapkan. Sejumlah penggemar pun meminta netizen untuk tidak menyalahkan pacar Guan Xiaotong ini tapi desainer atau stylist-nya.

[Gambas:Twitter]



Mengetahui protes tersebut, baru-baru ini brand SANKUANZ yang mengeluarkan rompi itu pun buka suara. Dalam sebuah pernyataan yang diunggahnya, brand mengakui bahwa rompi tersebut merupakan bagian dari koleksi F/W 2020 'The Century' yang menyoroti latar belakang sejarah dan budaya. Dengan menggabungkan berbagai simbol dari militer, agama, dan kultur pop, desainer berniat untuk mengekspresikan hormatnya pada keberagaman budaya di abad ini.

"Sayangnya karena kurangnya kesadaran akan budaya muslim, kami tidak dengan benar mengutip kalimat syahadat dalam desain kami. Kami benar-benar minta maaf kepada semua muslim dan kami tidak akan menggunakan kalimat syahadat dalam desain kami di masa depan," tulisnya.

Sebelumnya masalah ini memicu kekesalan di kalangan netizen muslim terlebih China dilaporkan telah mempersekusi kaum Uighur dan melarang mereka menjalankan agama. Syahadat sendiri dianggap kalimat suci karena dilantunkan ketika seseorang ingin masuk ajaran Islam. Banyaknya protes membuat nama Luhan sempat trending di media sosial.



Simak Video "Mengapa Bersepeda Jadi Tren di Era New Normal?"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)