Desainer Gaun Pengantin Meghan Markle Tinggalkan Givenchy

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 14 Apr 2020 11:47 WIB
PARIS, FRANCE - JANUARY 21: Clare Waight Keller on the runway for the finale of the Givenchy Haute Couture Spring/Summer 2020 show as part of Paris Fashion Week on January 21, 2020 in Paris, France. (Photo by Pascal Le Segretain/Getty Images) Clare Waight Keller mengumumkan pengunduran dirinya sebagai desainer utama Givenchy. (Foto: Getty Images/Pascal Le Segretain)
Paris -

Pandemi COVID-19 rupanya tak memengaruhi dinamika industri fashion dunia. Clare Waight Keller, desainer yang merancang gaun pengantin Meghan Markle, mengumumkan pengunduran dirinya dari Givenchy.

Clare baru tiga tahun bergabung dengan Givenchy. Waktu tersebut terbilang cukup singkat dibandingkan dengan pendahulunya, Riccardo Tisci, yang awet hingga 12 tahun. Namun, keputusan sudah bulat bagi perempuan berdarah Inggris itu untuk meninggalkan posisinya sebagai direktur artistik.

"Dari hati, setelah tiga tahun yang indah, tiba waktunya saya menutup lembaran di Givenchy," tulis Clare di akun Instagram pribadinya baru-baru ini. Koleksi Fall-Winter 2020 yang naik pentas awal Maret lalu di Paris Fashion Week menjadi karya terakhirnya untuk Givenchy.

PARIS, FRANCE - MARCH 01: (EDITORIAL USE ONLY) A model walks the runway during the Givenchy as part of the Paris Fashion Week Womenswear Fall/Winter 2020/2021 on March 01, 2020 in Paris, France. (Photo by Pascal Le Segretain/Getty Images)Fashion show terakhir Claire Waight Keller bersama Givenchy. (Foto: Getty Images/Pascal Le Segretain)


Givenchy, lanjut Clare, telah memberi pengalaman berharga untuk kariernya sebagai desainer. Ia juga merasa sangat terhormat bisa menjadi perempuan pertama dalam sejarah rumah mode berusia 68 tahun itu yang menjabat sebagai desainer utama. Selain busana siap pakai perempuan, Clare turut menggarap koleksi adibusana dan busana pria Givenchy.

"Sebagai perempuan pertama yang menjadi direktur artistik rumah mode legendaris ini, saya merasa sangat terhormat mendapatkan kesempatan tersebut," katanya. Ia juga berterima kasih kepada tim dan para staf Givenchy yang selama ini mendukungnya.

Clare sendiri tak menyebutkan secara spesifik alasannya hengkang dari merek yang berada di bawah naungan grup LVMH itu. Tak diungkit pula rencana Clare berikutnya setelah mengundurkan diri. "Saya sangat menantikan langkah selanjutnya di episode kehidupan yang baru. Cinta dan kreativitas akan tetap menjadi hal utama yang kulakukan..." tambah Clare.

PARIS, FRANCE - MARCH 01: (EDITORIAL USE ONLY) A model walks the runway during the Givenchy as part of the Paris Fashion Week Womenswear Fall/Winter 2020/2021 on March 01, 2020 in Paris, France. (Photo by Pascal Le Segretain/Getty Images)(Foto: Getty Images/Pascal Le Segretain)



Menanggapi keputusan Clare, CEO LVMH Fashion Group Sidney Toledano mengatakan sangat mengapresiasi kontribusinya untuk Givenchy. Ia juga memuji bakat serta jiwa kepemimpinan Clare yang disebutnya membawa kembali nilai-nilai sang founding father, Hubert de Givenchy. "Semoga Clare sukses di masa mendatang," kata Sidney dalam pernyataan resminya.

Sebelum bergabung dengan Givenchy, Clare pernah bekerja untuk Gucci semasa masih dipegang oleh Tom Ford pada awal 2000-an. Masuk ke 2011, ia terpilih sebagai direktur artistik Chloe yang dulunya pernah dipegang oleh Karl Lagerfeld, Stella McCartney dan Phoebe Philo.

WINDSOR, UNITED KINGDOM - MAY 19:  Prince Harry, Duke of Sussex and the Duchess of Sussex depart after their wedding ceremonyat St George's Chapel at Windsor Castle on May 19, 2018 in Windsor, England. (Photo by Jane Barlow - WPA Pool/Getty Images)(Foto: Jane Barlow - WPA Pool/Getty Images)



Setahun setelah bergabung dengan Givenchy, tepatnya pada 2018, nama Clare langsung disorot dunia lantaran menjadi desainer pilihan Meghan Markle yang menangani gaun pengantinnya. Untuk momen spesial tersebut, Clare mendesain gaun dengan bateau neckline yang elegan berikut veil sepanjang lima meter.

Gaun tersebut sarat akan filosofi. Salah satunya, detail 53 bunga yang menghiasi kerudung melambangkan jumlah negara persemakmuran Inggris. "Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari pernikahan ini," ungkap desainer 49 tahun itu seperti dikutip dari Harper's Bazaar.



Simak Video "Kate Middleton Kini Kerja Keras Bagai Kuda Usai Ditinggal Meghan"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)