Sinergi Fashion dan Seni Batik Eco-Friendly di Koleksi Terbaru Purana

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 10 Feb 2020 19:33 WIB
koleksi Purana Koleksi terbaru Purana yang ramah lingkungan. (Foto: Moh. Abduh/Wolipop)
Jakarta -

Kolaborasi fashion dan seni kembali diangkat desainer Nonita Respati untuk koleksi Spring-Summer 2020 labelnya, Purana. Sinergi tersebut lantas menciptakan busana batik dalam gaya kekinian nan ramah lingkungan.

Seniman yang digandeng Nonita kali ini adalah Putud Utama dan Rara Kuastra, duo seniman asal Yogyakarta yang menamakan diri mereka Tempa. Sudah kali ketiganya Nonita berkolaborasi dengan seniman lukis dan ilustrasi dalam menelurkan busana terbaru.

"Selain memperkuat fan base masing-masing, kami juga berharap kolaborasi dapat memberikan cara baru yang lebih segar bagi kaum muda khususnya dalam menikmati kekayaan budaya dan alam Indonesia yang mereka mungkin belum terlalu aware," kata Nonita yang ditemui menjelang peragaan busana tersebut di Shangri-La Hotel, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Koleksi terbaru Purana yang ramah lingkungan.Koleksi terbaru Purana yang ramah lingkungan. (Foto: Moh. Abduh/Wolipop)



Kolaborasi pertamanya dengan seniman terjalin di koleksi Spring-Summer 2018. Bersama Aditya Pratama alias Sarkodit, Nonita meluncurkan deretan busana bernuansa floral dan fauna khas Indonesia dalam tajuk 'Intropical'. Lalu dengan Ruth Marbun yang memadukan seni ilustrasi dengan fashion pada 2019.

Dalam proses kreatifnya bersama desainer tersebut, Nonita menemukan tantangan tersendiri. "Hasil karya mereka sangat bagus untuk media kanvas dan semacamnya, tapi belum tentu pas untuk diaplikasikan ke baju. Saya pun harus menyesuaikan dengan ide mereka. Jadi kami saling belajar dan berembuk inspirasi bersama," tambah Nonita.

Meski intens berkolaborasi, Nonita tetap konsisten dengan ciri khas Purana yang berpotongan modern dan mengedepankan konsep 'hybrid', yakni styling berbeda untuk satu busana. Seperti yang ditawarkan Purana lewat koleksi Spring-Summer 2020 yang terdiri dari 30 look ini. Purana menghadirkan busana 'lounge-set' yang terdiri dari setelan kemeja dan celana Panjang longgar bermotif sama. Busana seperti ini, kata Nonita, lazim dipakai oleh para traveler.

"Sangat cocok buat long-haul flight, begitu pula friendly bagi mereka yang memakai hijab," katanya.

Koleksi terbaru Purana yang ramah lingkungan.Koleksi terbaru Purana yang ramah lingkungan. (Foto: Moh. Abduh/Wolipop)



Tidak ketinggalan deretan outerwear, atasan serta terusan yang dipermanis dengan motif buatan Tempa. Khusus untuk Nonita, Tempa menciptakan motif 'siang-malam' yang dibuat dengan teknik batik. Tidak ketinggalan tambahan motif teko blirik. "Ada pula motif-motif endemik Indonesia seperti daun pisang dan ginkgo," ungkap Nonita.

Dengan eksekusi yang menarik itu, Purana sekali lagi sukses mempertegas citranya sebagai seni yang bisa dipakai alias wearable art. Di luar estetika, keberlanjutan (sustainability) juga menjadi prioritas Purana. Untuk koleksi Spring-Summer 2020, Nonita menggunakan bahan yang terbuat dari natural fiber hasil teknologi di Jepang.

"Teksturnya menyerupai sutra, sangat lembut. Sangat ramah lingkungan karena tidak membunuh kepompong. Menariknya, kalua dipakai saat dingin, bahan tersebut akan terasa hangat. Begitu pula sebaliknya," terang Nonita



Simak Video "Go Green! Sepatu dengan Bahan Ramah Lingkungan"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/agm)