Tampilkan Simbol Kulit Hitam, Ralph Lauren Minta Maaf
Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 15 Jan 2020 07:59 WIB
New York City
-
Label fashion Ralph Lauren sedang dirundung masalah. Koleksi busana yang menampilkan simbol persaudaraan mahasiswa kulit hitam menjadi penyebabnya.
Permasalahan bermula ketika label besutan desainer Ralph Lauren tersebut menjual celana chino yang dihiasi simbol 'Phi Beta Sigma' dalam huruf Yunani. Seperti dikabarkan Forbes, Phi Beta Sigma merupakan perkumpulan yang dibentuk pada 1914 di Howard University, salah satu universitas kulit hitam yang bersejarah di Washington D.C, AS.
Berbagai keluhan lantas menghujani label yang eksis sejak 1963 itu. Bahkan muncul petisi di Change.org yang mendesak Ralph Lauren untuk menarik produk yang dijual seharga US$ 300 atau Rp 4,1 juta tersebut.
Dalam petisi tersebut, Ralph Lauren dituduh telah menyalahgunakan simbol 'Phi Beta Sigma' untuk kepentingan komersial. "Ini bukan ide yang bagus. Mereka harus segera mengatasinya," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Andrea Hence Evans, kuasa hukum untuk perkumpulan tersebut, menyatakan investigasi sedang dilakukan terkait masalah ini. "Brand klien kami menyimbolkan persaudaraan yang majemuk dan para pria berpendidikan dari bangku kuliah," kata Andrea seperti dikutip NBC.
Menanggapi kontroversi tersebut, Ralph Lauren Corp. mengeluarkan pernyataan permohonan maaf. "Sebagai merek Amerika yang sudah berusia 50 tahun, Ralph Lauren terinspirasi oleh beragam budaya di Amerika. Atas kejadian ini, kami menyatakan sangat berkomitmen untuk menghormati dan memakai segala bentuk ikon budaya dengan bijak."
(dtg/dtg)
Permasalahan bermula ketika label besutan desainer Ralph Lauren tersebut menjual celana chino yang dihiasi simbol 'Phi Beta Sigma' dalam huruf Yunani. Seperti dikabarkan Forbes, Phi Beta Sigma merupakan perkumpulan yang dibentuk pada 1914 di Howard University, salah satu universitas kulit hitam yang bersejarah di Washington D.C, AS.
Bella Hadid di fashion show Ralph Lauren saat New York Fashion Week September 2019 lalu. (Foto: JP Yim/Getty Images) |
Berbagai keluhan lantas menghujani label yang eksis sejak 1963 itu. Bahkan muncul petisi di Change.org yang mendesak Ralph Lauren untuk menarik produk yang dijual seharga US$ 300 atau Rp 4,1 juta tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibu Negara AS Melania Trump saat memakai rancangan Ralph Lauren dalam sebuah kesempatan. (Foto: Alex Edelman/Getty Images) |
Andrea Hence Evans, kuasa hukum untuk perkumpulan tersebut, menyatakan investigasi sedang dilakukan terkait masalah ini. "Brand klien kami menyimbolkan persaudaraan yang majemuk dan para pria berpendidikan dari bangku kuliah," kata Andrea seperti dikutip NBC.
Menanggapi kontroversi tersebut, Ralph Lauren Corp. mengeluarkan pernyataan permohonan maaf. "Sebagai merek Amerika yang sudah berusia 50 tahun, Ralph Lauren terinspirasi oleh beragam budaya di Amerika. Atas kejadian ini, kami menyatakan sangat berkomitmen untuk menghormati dan memakai segala bentuk ikon budaya dengan bijak."
Koleksi Fall 2018 Ralph Lauren (Foto: Slaven Vlasic/Getty Images for New York Fashion Week: The Shows) |
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Rihanna Gandeng Anak Elon Musk Jadi Model Lingerie untuk Koleksi Valentine
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Most Popular
1
Istri Ceraikan Suami Usai Lihat Bukti Perselingkuhan Dari Promosi di TikTok
2
Potret Menyentuh Pengantin Wanita yang Tampil Botak di Hari Pernikahan
3
Katy Perry Pamer Liburan Tahun Baru Bareng Justin Trudeau, Beri Kecupan Manis
4
Zhao Lusi Kembali Akting Setelah Hiatus karena Depresi, Ungkap Rencana di 2026
5
Sinopsis Cabin Fever 3: Patient Zero di Bioskop Trans TV
MOST COMMENTED














































