Promosi Baju Meghan Markle di Hari Pahlawan, Stella McCartney Dikritik

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 12 Nov 2019 11:22 WIB
Stella McCartney. (Foto: Ilya S. Savenok/Getty Images for David Lynch Foundation) Stella McCartney. (Foto: Ilya S. Savenok/Getty Images for David Lynch Foundation)

London - Stella McCartney sedang menjadi bulan-bulanan publik Inggris. Ia dihujat lantaran mempromosikan coat rancangannya dipakai Meghan Markle saat Remembrance Day.

Minggu (10/11/2019), Inggris memperingati Remembrance Day untuk mengenang jasa pahlawan dan tentara mereka yang gugur saat membela negara di medan perang. Sebuah seremoni khusus digelar dan dihadiri sejumlah anggota keluarga Kerajaan Inggris, tanpa terkecuali Meghan Markle.


Meghan Markle di peringatan Remembrance Day. Meghan Markle di peringatan Remembrance Day beberapa waktu lalu. (Foto: Chris J Ratcliffe/Getty Images)

Istri Pangeran Harry itu muncul dalam balutan busana serba hitam yang dihiasi bros bunga poppy merah sebagai simbol Remembrance Day. Salah satu busana yang Meghan pakai adalah coat hitam rancangan Stella McCartney.

"So honoured to have HRH Duchess of Sussex in our Autumn '19 coat at Remembrance Day service. x Stella," tulis Stella di sebuah unggahan yang sudah dihapus. Di situs mytheresa.com, coat tersebut dijual seharga US$ 2.325 atau Rp 32 jutaan.

Posting-an tersebut lantas memicu beragam reaksi. Ada yang memuji, tapi tak sedikit pula yang mengkritik. "Remembrance Day adalah saat untuk menghormati mereka yang telah berjuang untuk kita, bukan untuk ajang promosi," tulis seorang netizen di kolom komentar. Ada pula yang menulis, "Memanfaatkan Remembrance Day untuk mengiklankan bajumu adalah tindakan yang sangat tidak terhormat.

Promosi Baju Meghan Markle di Hari Pahlawan, Stella McCartney DikritikGaun resepsi pernikahan Meghan Markle yang dirancang Stella McCartney. (Foto: Reuters)

Ini bukan kali pertama Meghan Markle memakai busana karya putri musisi legendaris Paul McCartney itu. Gaun pengantin Meghan untuk acara resepsi bahkan dibuat oleh Stella.

"Saya rasa Meghan memilih saya bukan sekadar untuk mencari gaun cantik. Orang lain bisa melakukannya. Dia bukan tipikal klien yang sulit untuk dibuat cantik," ucap Stella dalam wawancara terdahulunya dengan Elle UK.

Simak Video "Jadi Editor Vogue Inggris, Meghan Markle Bawa Karya 15 Wanita"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)