Ratusan Orang Antre Beli Sneakers Compass di Urban Sneaker Society, SCBD
Daniel Ngantung - wolipop
Jumat, 08 Nov 2019 13:27 WIB
Jakarta
-
Ratusan pecinta sneakers lokal memadati event Urban Sneaker Society di District 8 SCBD sejak pagi ini. Mereka ingin membeli sneakers dari brand lokal Compass.
Compass memang menjadi brand sneakers lokal yang mencuri perhatian anak-anak muda sejak setahun terakhir ini. Merek asal Bandung yang berdiri sejak 1998 itu reborn pada 2018 dengan merilis sneakers yang memiliki ciri khas garis di kedua sisi sepatu itu.
Pada gelaran Urban Sneaker Society 2019, Compass merilis koleksi Compass 98 edisi Vintage. Sepatu tersebut terinspirasi dari sepatu vulkanisir yang populer pada tahun 1950-an. Compass merilis sepatu ini dalam dua jenis yaitu potongan tinggi dan rendah dengan harga Rp 378 ribu dan Rp 418 ribu.
Ricky mahasiswa Universitas Gunadarma termasuk salah satu orang yang antre bersama ratusan orang lainnya di District 8 SCBD demi membeli sepatu Compass. Perjuangan Ricky membeli sepatu yang sering sold out dalam sekejap setelah dirilis ini tak main-main.
"Saya antre dari jam dua pagi. Berangkat dari rumah jam satu di Cikupa, Tangerang," ujar pria 23 tahun itu saat ditemui Wolipop di Urban Sneaker Society 2019, Jumat (8/11/2019). Urban Sneaker Society sendiri baru dibuka pada pukul 10.00 pagi.
Ricky sendiri sebenarnya baru mengetahui sepatu Compass sejak tiga bulan lalu. Sejak pertama tahu dia langsung jatuh cinta karena bahan sneakers tersebut mirip dengan merek sepatu internasional yang juga memiliki banyak fans.
Selain Ricky, ada juga Afdhal dan Variant yang menjadi bagian dari ratusan orang yang antre membeli sepatu Compass. Dua pria berusia 24 tahun itu mengaku antre sejak pukul 05.00 pagi tadi.
"Ini pertamakali kita beli sneakers yang antre dan ini sneakers Compass pertama kita," kata Afdhal.
Pada gelaran Urban Sneaker Society yang diadakan selama tiga hari mulai 8 November hingga 10 November 2019 ini, Compass menyiapkan stok 1.500 sepatu. Namun setiap harinya penjualan sepatu dibatasi hanya 500 sepatu saja.
Bagi Compass, ini bukan kali pertama sepatu mereka diantre ratusan orang. Pada event Jakarta Sneakers Day 2019 awal tahun ini, Compass sukses menjual habis 100 sepatu edisi terbatas mereka dalam waktu 90 menit.
(eny/eny)
Compass memang menjadi brand sneakers lokal yang mencuri perhatian anak-anak muda sejak setahun terakhir ini. Merek asal Bandung yang berdiri sejak 1998 itu reborn pada 2018 dengan merilis sneakers yang memiliki ciri khas garis di kedua sisi sepatu itu.
Pada gelaran Urban Sneaker Society 2019, Compass merilis koleksi Compass 98 edisi Vintage. Sepatu tersebut terinspirasi dari sepatu vulkanisir yang populer pada tahun 1950-an. Compass merilis sepatu ini dalam dua jenis yaitu potongan tinggi dan rendah dengan harga Rp 378 ribu dan Rp 418 ribu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepatu dari brand lokal Compass yang diantre orang sejak dini hari. Foto: Daniel Ngantung/Wolipop |
Ricky mahasiswa Universitas Gunadarma termasuk salah satu orang yang antre bersama ratusan orang lainnya di District 8 SCBD demi membeli sepatu Compass. Perjuangan Ricky membeli sepatu yang sering sold out dalam sekejap setelah dirilis ini tak main-main.
"Saya antre dari jam dua pagi. Berangkat dari rumah jam satu di Cikupa, Tangerang," ujar pria 23 tahun itu saat ditemui Wolipop di Urban Sneaker Society 2019, Jumat (8/11/2019). Urban Sneaker Society sendiri baru dibuka pada pukul 10.00 pagi.
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop |
Ricky sendiri sebenarnya baru mengetahui sepatu Compass sejak tiga bulan lalu. Sejak pertama tahu dia langsung jatuh cinta karena bahan sneakers tersebut mirip dengan merek sepatu internasional yang juga memiliki banyak fans.
Selain Ricky, ada juga Afdhal dan Variant yang menjadi bagian dari ratusan orang yang antre membeli sepatu Compass. Dua pria berusia 24 tahun itu mengaku antre sejak pukul 05.00 pagi tadi.
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop |
"Ini pertamakali kita beli sneakers yang antre dan ini sneakers Compass pertama kita," kata Afdhal.
Pada gelaran Urban Sneaker Society yang diadakan selama tiga hari mulai 8 November hingga 10 November 2019 ini, Compass menyiapkan stok 1.500 sepatu. Namun setiap harinya penjualan sepatu dibatasi hanya 500 sepatu saja.
Bagi Compass, ini bukan kali pertama sepatu mereka diantre ratusan orang. Pada event Jakarta Sneakers Day 2019 awal tahun ini, Compass sukses menjual habis 100 sepatu edisi terbatas mereka dalam waktu 90 menit.
(eny/eny)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Most Popular
1
8 Pemotretan Terbaru Audi Marissa Bareng Putranya, Anthony Xie Tak Ikut
2
Ramalan Zodiak 8 Januari: Capricorn Harus Tegas, Pisces Hadapi Tantangan
3
Tips Styling Dasi untuk Gaya Kasual, Diprediksi Jadi Tren Fashion 2026
4
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
5
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
MOST COMMENTED












































Sepatu dari brand lokal Compass yang diantre orang sejak dini hari. Foto: Daniel Ngantung/Wolipop
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop