Jadi Tahanan Rumah, High Heels Mahal Bos Huawei Curi Perhatian

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 26 Sep 2019 07:36 WIB
Foto: Karen Ducey/Getty Images Foto: Karen Ducey/Getty Images

Jakarta -

CFO (Chief Financial Officer) Huawei Meng Wanzhou ditahan di Kanada sejak Desember 2018 karena tuduhan melanggar sanksi perdagangan. Tak dipenjara, petinggi perusahaan handphone asal China itu hanya berstatus tahanan rumah. Karena itu, ia diberikan monitor pergelangan kaki untuk memantau pergerakan yang membuat pilihan alas kakinya belakangan ini jadi perhatian.

Proses hukum yang dilalui Meng Wanzhou selalu menjadi pemberitaan. Gaya busananya yang elegan dan mewah pun ikut jadi perhatian, termasuk sepatunya. Memakai monitor pergelangan kaki, sepatu yang digunakan terlihat semakin menonjol. Meng Wanzhou pun kedapatan menggunakan sepasang high heels berkilauan keluaran seharga $675 atau sekitar Rp 9,5 jutaan.

Ketika ditemui di depan rumahnya saat akan pergi ke pengadilan pada Senin lalu, Meng menggunakan setelan ungu yang elegan dan feminin. Ia terlihat cantik dengan riasan tampak sederhana dan rambut dikonde. Namun sepatu hak tinggi berkilauan bernuansa silver-ungunya lah yang menarik atensi. Alas kaki mahal itu merupakan keluaran brand sepatu high end Jimmy Choo.

Sementara keesokan harinya, Meng Wanzhou kedapatan memakai sepatu yang berbeda namun tak kalah menarik perhatian. Kali ini ia menggunakan sepatu hitam dengan manik-manik kristal dan aksen 'berlian' ungu di bangian depan. Namun belum diketahui dari brand manakah alas kaki itu berasal.



Gaya fashion Meng Wanzhou sebelumnya juga sering jadi perhatian. Ketika keluar dari sebuah persidangan, wanita 47 tahun tersebut tampak menggunakan coat oranye dan handbag yang terlihat classy. Ia pun mengandalkan high heels berkilauan Jimmy Choo sebagai alas kaki yang lebih menarik atensi dari GPS penggelangan kakinya.

Jadi Tahanan Rumah, High Heels Mewah Bos Huawei Jadi PerhatianFoto: Karen Ducey/Getty Images
Sebelum jadi tahanan rumah, anak dari pendiri Huawei tersebut pernah dipenjara 1 hari pada Desember 2018. Ia dibebaskan dengan uang jaminan dan menjadi tahanan rumah di keadiaman mewahnya di Vancouver, Kanada.
Meng dituduh melanggar sanksi perdagangan sehingga Huawei bisa bertransaksi dengan Iran, negara yang diembargo AS dan dinilai menipu institusi keuangan AS. Meng yang mengaku tidak bersalah dan kasusnya dipengaruhi faktor politik kini sedang memperjuangkan agar ekstradisi tidak jadi dilakukan.


Simak Video "Selamat! Dian Pelangi Resmi Menikah dengan Sandy Nasution"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)