Dulu Ngutang Rp 750 M, Kekayaan Kanye West Kini Rp 14 T karena Sepatu

Eny Kartikawati - wolipop Rabu, 10 Jul 2019 11:32 WIB
Kanye West dan Kim Kardashian. Foto: Roy Rochlin/Getty Images Kanye West dan Kim Kardashian. Foto: Roy Rochlin/Getty Images

Jakarta - Kanye West sukses berbisnis sepatu dengan label Yeezy. Berkat sepatu, Kanye mampu mengubah hidupnya yang dulu terlilit utang hingga US$ 53 juta atau sekitar Rp 750 miliar.

Majalah Forbes edisi terbaru menampilkan Kanye West dan bisnis sepatunya yang disebut sebagai 'The Billion-Dollar Yeezy Empire'. Ya menurut Forbes, Kanye memiliki kekayaan yang mencapai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun karena sepatunya Yeezy.

Forbes menyebut pendapatan yang didapatkan suami Kim Kardashian itu dari kerjasama Yeezy dengan Adidas pada 2019 mencapai US$ 1,5 miliar. Dan penghasilan Kanye sebelum pajak selama 12 bulan terakhir mencapai US$ 150 juta.

Kekayaan Kanye meroket setelah dia menghentikan kerjasama Yeezy dengan Nike. Pada 2013, sneaker Yeezy berkolaborasi dengan Adidas. Dan Kanye mendapatkan 15% royalti dari seluruh penjualan ditambah dengan keuntungan dari penjualan.


Kanye West menjadi sampul majalah Forbes.Kanye West menjadi sampul majalah Forbes. Foto: Dok. Forbes
"Itu adalah sepatu pertama yang memiliki dampak sama dengan Air Jordan dan aku ingin melakukan lebih. Dan pada saat itu Nike menolak memberikan royalti selebriti pada sepatu mereka," kata musisi dan desainer 42 tahun itu.

Tidak mengherankan jika kini Kanye menjadi super tajir karena sneakers Yeezy yang dirilis bersama Adidas selalu laris manis. Setiap perilisannya, sneakers Yeezy x Adidas diantre anak-anak hypebeast. Dan ketika sudah sold out, sneakers tersebut akan ditemui di berbagai situs belanja online dengan harga yang berkali-kali lipat lebih mahal.

Kanye sendiri menyebut lini sepatunya sebagai 'lamborghini of shoes.' Artinya memiliki sepatu tersebut adalah sebuah kemewahan.

Dan Kanye juga paham benar bagaimana membuat produk sneakersnya terus dicari. Chief executive dari Yeezy, Kasper Rorsted mengungkapkan pihaknya selalu berusaha membuat sneakers mereka eksklusif.

"Kami terus mengatur jumlah produksi dengan sangat disiplin sehingga penjualan Yeezy pada 2019 tidak akan melebihi pertumbuhan penjualan yang diharapkan Adidas," katanya.






Simak Video "Kim K Daftarkan Nama Psalm West untuk Merek Dagang"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)