Converse Definisikan Arti Wanita Lewat Koleksi 'Love The Progress'

Tia Reisha - wolipop Kamis, 28 Mar 2019 20:44 WIB
Foto: Tia Reisha/detikcom Foto: Tia Reisha/detikcom
Jakarta - Converse meluncurkan koleksi terbarunya dengan tema "Love The Progress" untuk mendefinisikan arti sosok wanita. Koleksi yang menjadi bagin dari kampanye terbaru Converse, yakni "All The Stories Are True", terinspirasi dari kekuatan, cinta, persatuan, dan komunitas.

Melalui kampanye ini, Converse menawarkan kesempatan kepada perempuan di seluruh dunia untuk mendefinisikan gender dengan kata-kata mereka sendiri. Ada juga tagline "Keep Loving Keep Fighting" untuk meyakinkan para perempuan untuk saling mencintai dan terus berjuang untuk kesetaraan.

Kampanye digital dan out of home ini menampilkan definisi wanita melalui aktris dan aktivis Inggris Millie Bobby Brown sebagai gadis kuat. Ada juga hijaber ballerina Australia Stephanie Kurlow sebagai gadis berpengaruh dan pengambil risiko, instruktur bela diri Singapura Qin Yungquan sebagai gadis pejuang, musisi nonkonformis Argentina Naomi Preizler sebagai 'girl is to be human', dan ahli teknologi Polandia Kasia Gola sebagai gadis disiplin serta pekerja keras.


Uniknya, dalam acara peluncuran ini juga ada beberapa aktivitas yang bisa diikuti oleh peserta, yakni melukis di atas sepatu Converse Chuck Taylor 70 dan jug melukis Converse T-Shirt. Sepatu yang sudah dilukis pun nantinya akan didonasikan untuk relawan perempuan di Sekolah Relawan.

"Kita akan donasikan sepatu-sepatu tersebut untuk Sekolah Relawan yang artinya kita ingin meng-empower teman-teman wanita yang jadi relawan di Sekolah Relawan dengan memakai sepatu ini yang sudah ditulis dan dilukis oleh teman-teman yang hadir di sini mengenai definisi mereka mengenai perempuan,".

Acara ini pun digarapkan dapat memotivasi para perempuan untuk menjadi lebih kuat dan percaya dengan diri sendiri. "Harapannya tentu kami ingin wanita-wanita di Indonesia menjadi lebih kuat, lebih berani untuk bersuara, lebih berani untuk berkarya di segala bidang apa pun yang disukai. Artinya mereka harus nyaman menjadi dirinya sendiri,".

Selain itu, pada acara ini Converse juga menghadirkan 20 wanita sebagai aktivis lokal untuk membagikan kisah-kisah inspiratif yang pernah dilalui. Hal ini bertujuan untuk menginspirasi perempuan lain agar bangkit dan saling mendukung satu sama lain.

"Kita mengundang 20 aktivis lokal perempuan Indonesia dengan rentang usia yang berbeda, dengan kegiatan yang berbeda. Mulai dari public figure, aktivis, relawan, pengusaha, dan masing-masing punya cerita, punya movement, punya kepedulian terhadap sesama wanita pada khususnya. Wanita-wanita ini yang kami anggap sebagai influencer untuk menyampaikan bahwa kita harus punya kepedulian terhadap sesama wanita pada khususnya,".


Aktivis lokal yang hadir di antaranya Monita Tahalea, Agatha Suci, Hana Madness, dan lainnya. Mereka pun berkesempatan untuk membagikan sekilas tentang kisah hidupnya dalam acara ini. Salah satunya kisah dari Monita Tahalea yang menjadi aktivis dalam suatu lembaga dan sempat mengunjungi warga di Desa Bhakti Mulia, Bengkayang, Kalimantan.

"Setelah bertemu dengan masyarakat di sana, bertemu anak-anak di sana, saya sadar ternyata saya terlalu sibuk padahal di luar Jakarta, di luar kota besar masih banyak orang yang butuh diperhatikan. Selama ini saya terlalu fokus pada mimpi sendiri sedangkan di luar sana masih banyak orang yang nggak punya kesempatan yang sama,".

Koleksi "Love The Progress" menampilkan kulit premium dengan desain bold graphic statement yang memberikan kesan edgy sekaligus feminin. Koleksi ini tersedia di seluruh gerai Converse dengan harga Rp 959 ribu sampai Rp 999 ribu. (prf/eny)