Modernisasi Songket Palembang di Koleksi Terbaru Purana

Daniel Ngantung - wolipop Sabtu, 09 Mar 2019 14:22 WIB
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop Foto: Daniel Ngantung/Wolipop

Yogyakarta - Koleksi terbaru dari Purana karya Nonita Respati menjadi penutup manis hari pertama Jogja Fashion Festival (JFF) 2019, Jumat (8/3/2019) malam. Keindahan songket khas Palembang menjadi inspirasi utama Nonita kali ini.

"Karena songket menjadi tema besar JFF tahun ini, maka kami pun mengikuti. Ini pertama kalinya Purana mengangkat songket dari Palembang," ucap Nonita jelang peragaan yang berlangsung di Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta, itu.

Modernisasi Songket Palembang di Koleksi Terbaru PuranaFoto: Daniel Ngantung/Wolipop
Sebelumnya, Nonita lebih sering bermain dengan motif-motif batik dari Jawa untuk koleksi Purana. Untuk koleksi yang ditampilkan di Jakarta Fashion Week 2019 November lalu, ia mengeksplor teknik tie-dye dari Tanah Batak, Sumatera Utara.

Belum pernah bersentuhan dengan songket, Nonita sempat menghadapi sejumlah kendala. Mulai dari pemilihan motif yang tepat agar tetap sesuai dengan DNA desain Purana hingga pengaplikasian motif baik vertikal maupun horisontal. "Tapi di sisi lain, ada excitement tersendiri karena akhirnya aku bisa mencoba mengolah motif songket," ujar Nonita.

Modernisasi Songket Palembang di Koleksi Terbaru PuranaFoto: Daniel Ngantung/Wolipop
Untuk koleksi busana siap pakai ini, Nonita memilih desain motif songket yang sederhana supaya tetap terjaga tampilan modernnya. Motif tersebut lalu diaplikasikan di atas kain dengan teknik digital-printing.

"Kain motif tradisional hasil digitial-printing sudah menjadi ciri khas dari Purana sejak awal berdiri karena lebih masuk akal untuk dijual. Kalau pakai kain yang asli, pasti biaya produksinya akan tinggi," tambah perempuan 41 tahun itu.

Modernisasi Songket Palembang di Koleksi Terbaru PuranaFoto: Daniel Ngantung/Wolipop
Seperti koleksi terdahulu, Nonita juga tetap mengedepankan konsep fashion yang ramah lingkungan (eco-friendly). Maka, kain-kain linen dan rayon selalu menjadi pilihan termasuk untuk koleksi ini. "Kain ini lebih cepat dicerna oleh bumi ketimbang polyester yang butuh waktu hingga lebih dari 200 tahun," jelas Nonita yang menjadi guest designer di JFF 2019.

Ada delapan tampilan busana yang Nonita sajikan tadi malam. Busana luaran (outerwear) seperti rompi panjang dan jaket dalam potongan asimetris nan urban khas Purana cukup mendominasi. Sementara itu, merah, hitam, coklat dan krem menjadi palet utamanya.

Menariknya, Nonita juga menghadirkan beberapa busana yang disebutnya sebagai 'hybrid collection'. Artinya, satu busana bisa dipakai dengan dua cara yang berbeda. Seperti luaran bergaya dress dengan kerah yang dapat dibawa ke bagian depan atau belakang. "Mungkin kata yang tepat untuk mendeskripsikan koleksi ini adalah 'modernizing the songket'," ucap Nonita.
Modernisasi Songket Palembang di Koleksi Terbaru PuranaFoto: Daniel Ngantung/Wolipop


Modernisasi Songket Palembang di Koleksi Terbaru Purana



(dng/ami)