Dugaan Penipuan, Kanye West dan Yeezy Berurusan dengan Hukum Lagi

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 25 Jan 2019 17:56 WIB
Foto: Getty Images Foto: Getty Images

New York City - Kanye West, rapper flalmboyan sekaligus desainer di balik kesuksesan Yeezy, sedang tersandung masalah hukum. Ia digugat oleh sebuah perusahaan kain asal Jepang atas dugaan penipuan.

Gugatan untuk Kanye West sekaligus perusahaan Yeezy Apparel tersebut datang dari Toki Sen-I Co. Di dalam dokumen legalnya, perusahaan tersebut mengklaim Kanye dan Yeezy berusaha menipunya dengan mendirikan perusahaan palsu.


Kanye WestKanye West (Foto: Getty Images)
Toki Sen-I Co menyebut sudah berkolaborasi dengan Kanye sejak 2015. Seperti dikabarkan People, permasalahan timbul saat Toki menagih uang muka untuk kain fleece pesanan Kanye. Namun, suami Kim Kardashian itu disebut menolak untuk membayar tagihan senilai US$ 624.051 atau sekitar Rp 8,8 miliar itu.

Dalam gugatannya, Toki Sen-I Co meyakini Yeezy Apparel adalah perusahaan bodong lantaran beroperasi tanpa aset model dan investor. Perusahaan tersebut ada hanya demi keuntungan pribadi Kanye.

Sampai saat ini belum ada respons dari Kanye dan perwakilan Yeezy Apparel terkait tuntutan tersebut. Ini bukan kali pertamanya Kanye dan Yeezy berurusan dengan pengadilan.
Dugaan Penipuan, Kanye West dan Yeezy Berurusan dengan Hukum LagiFoto: Getty Images
Tahun lalu, Kanye West bertarung di pengadilan untuk nama Yeezy melawan perusahaan pakaian China, Fujian Baby Network Technology Co.. Perusahaan ini memakai nama 'Yeezy Boost' untuk produk pakaian yang dijualnya pada Juni 2017 lalu.

Kanye West sudah memegang hak cipta nama Yeezy untuk sneakers buatannya sejak 2013. Namun, ayah tiga anak ini belum mencatatkan nama Yeezy secara legal untuk lini busananya.

(dtg/dtg)