Vans Tuding Primark Contek Desain Sneakers Ikonik Old Skool

Hestianingsih - wolipop Rabu, 02 Jan 2019 16:20 WIB
Vans Old Skool (kiri) versus Primark Skater Low Tops. Foto: istimewa Vans Old Skool (kiri) versus Primark Skater Low Tops. Foto: istimewa

Jakarta - Kasus plagiarisme kembali mewarnai dunia fashion. Baru saja mengalami pergantian tahun, retailer high-street Primark sudah harus menghadapi tuntutan hukum.

Brand sepatu Vans menuntut retailer berbasis di London, Inggris, tersebut atas tuduhan plagiat. Primark dituduh telah menjiplak desain dari dua model sneakers ikoniknya.

Seperti dikutip dari Metro.co.uk, Vans mengklaim bahwa Primark sudah menjual produk-produk hasil jiplakannya di Inggris sejak 2017. Kini, brand asal Amerika Serikat itu meminta Primark untuk berhenti memproduksi maupun mendistribusikan sneakers tersebut.

Permintaan untuk stop penjualan sneakers yang dimaksud sebenarnya sudah diajukan beberapa waktu lalu. Kesepakatannya, Primark diharapkan berhenti menjualnya pada Januari 2019.

Namun, pihak Vans mendapati sneakers tersebut masih diedarkan di Amerika. Vans pun menuntut Primark atas pelanggaran hak cipta, kompetisi bisnis yang tidak sehat dan promosi palsu.

Vans Tuding Primark Contek Desain Sneakers Ikonik Old SkoolVans Sk8-Hi (kiri) versus Primark Skater High Tops (kanan). Foto: istimewa

Produk pertama yang diduga telah diplagiat adalah sneakers Old Skool milik Vans, dengan ciri khas garis putih bergelombang di kedua sisi sepatu. Sneakers ikonik itu dijual sekitar Rp 1 jutaan. Sementara sneakers Primark dengan model hampir identik, hanya dijual sekitar Rp 147 ribu.

Desain sneakers lainnya yang juga dituduh telah disontek adalah Sk8-Hi. Sneakers model hi-top dengan garis Vans yang ikonik, harga retail-nya Rp 1,2 juta. Primark pun merilis sneakers yang modelnya hampir mirip dengan harga jauh lebih murah, Rp 221 ribuan.


Dalam tuntutannya, Vans menyebut bahwa banyak dari konsumen mereka yang mendapati kemiripan produk-produk tersebut. Mereka bahkan menamai sneakers keluaran Primark sebagai 'Vans palsu'.

Vans juga menyebut Primark telah dengan sengaja meniru desain sneakers yang asli, dengan tujuan untuk membuat publik bingung ketika akan membeli. Pihak Vans bahkan menuduh Primark juga sengaja menamai produk sneakers-nya dengan 'Skater Low Tops' dan 'Skater High Tops', di mana dua sneakers ikonik milik Vans itu memang populer di kalangan skater.

Sementara itu Primark membantah semua tuduhan yang dilayangkan padanya. Perusahaan yang telah berdiri sejak 1969 itu juga mengungkapkan akan melakukan pembelaan. Bagaimana menurutmu, apakah desain sneakers Primark telah menjiplak Vans?
(hst/hst)