Nah Project, Brand Sneakers Lokal yang Kini Jadi Favorit Jokowi

Alissa Safiera - wolipop Rabu, 01 Agu 2018 19:42 WIB
Jokowi pakai sneakers buatan lokal. Foto: Fotografer Istana Kepresidenan Agus Suparto Jokowi pakai sneakers buatan lokal. Foto: Fotografer Istana Kepresidenan Agus Suparto

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampil kasual beralaskan sneakers lokal dalam beberapa penampilannya. Sneakers pilihannya kali ini tak lain hasil buatan pemuda-pemuda kreatif Bandung di bawah label Nah Project.

Rizky, salah satu founder Nah Project mengungkap kisahnya kepada Wolipop, hingga sneakers karyanya dipakai Jokowi. Nah Project sebenarnya masih terbilang baru di industri sepatu Indonesia, tepatnya baru berdiri pada Oktober 2017 lalu.

Sneakers pun awalnya bukan 'jagoan' dari label ini yang sebelumnya memilih desain sepatu formal untuk dipasarkan.

Baca juga: Ini Koleksi Sneakers Jokowi, Dulu Harga Jutaan Kini Ratusan Ribu

"Sampai akhirnya beberapa bulan kita jalan, mulai eksperimen dengan look sepatu. Ternyata lebih laku dengan model yang warna-warna biru, kuning. Kita lihat orang belinya seperti apa, dan lihat sneakers lagi jadi tren banget. Brand sneakers di Indonesia yangg branding, marketing bagus juga belum banyak. Sejak dari situ, Januari kita bikin sneakers," kata Rizky, founder NAH Project kepada Wolipop, Rabu (1/8/2018).
Nah Project, Brand Sneakers Lokal yang Kini Jadi Favorit JokowiJokowi pakai sneakers buatan lokal. Foto: Fotografer Istana Kepresidenan Agus Suparto


Sneakers pertama NAH dinamai FlexiKnit. Sneakers edisi pertama ini dibuat lentur, dan menggunakan material yang nyaman dan tidak panas untuk dipakai di Indonesia.

FlexiKnit v1.0 pun dirilis resmi pada bulan April 2018. Tak disangka, 200 pasang sepatu yang disiapkan, habis terjual dalam 10 menit saja hari itu. Tak langsung puas dengan FlexiKnit generasi pertama, NAH pun membuat penyempurnaan pada rancangan sneakersnya dengan merilis FlexiKnit v2.0 yang kini viral karena dipakai Jokowi.

Baca juga: Harga Sneakers Made in Bandung yang Dipakai Jokowi

"Beberapa bulan sebelum launching FlexiKnit 2, kita sempat ikut pameran di Yogya. Saat itu ada Kaesang datang, dan brand Never Too Lavish (pembuat jaket denim dengan peta Indonesia yang pernah dipakai Jokowi), semuanya terhubung dari situ," lanjut pria lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB).


Tak berapa lama setelah pertemuan itu, tim NAH menerima telepon dari salah satu ajudan Jokowi. Sang ajudan mengaku tengah mencari sneakers buatan lokal. NAH pun direkomendasikan saat itu.

"Diminta katalog produk dan dipilih tiga sepatu untuk diantar ke Istana Bogor. Karena yang pesan Istana Negara, kita langsung buat, padahal belum launching saat itu. Kalau diantar pakai ekspedisi kita takut lama karena di Bandung sudah sore, jadi kita antar langsung jam 1 pagi sampai di sana," kenang Rizky.

Meski berharap bisa dipakai orang nomor satu di RI, saat itu Rizky dan tim belum tahu bila Jokowi yang akan memakai sneakers buatannya. "Pas isi buku tamu, ada tulisan 'Sepatu untuk RI 1' dan kita sampai speechless, senang banget ternyata Bapak Jokowi yang akan pakai sepatu kita," lanjutnya.



Pertamakali melihat sneakers buatannya dipakai Jokowi, brand yang didirikan oleh empat pemuda itu merayakannya dengan suka cita. Boleh dibilang, hasil kerja keras dengan segala riset berkali-kali itu terbayar.

"Pas We The Fest, kita lihat Pak Jokowi pakai sneakers kita, langsung kita tanya sama ajudannya itu, dan katanya benar pakai sneakers kita. Kita nggak bisa ungkapin dengan kata-kata senangnya. Pas dapat foto langsung rame, meeting berhenti, kita teriak-teriak di kantor sampai pulang. Sempat terharu juga karena risetnya juga nggak gampang," urai pria 23 tahun itu.

Guys, we're back (and we're really really sorry...) Kita tau banyak yang menanti-nanti informasi tentang launching online Yoga v2.0 Tapi kali ini kita harus memohon maaf lagi, karena tim produksi NAH Project ternyata meminta waktu sedikit lebih lama dari yang direncanakan. :( . . Tim NAH mau memastikan tidak ada kesalahan lagi secara quality. Dan kita juga berencana untuk memproduksi dalam jumlah yang cukup besar untuk memenuhi permintaan yang cukup banyak. . . This is our first experience in making a lot of sneakers in so little time. Resulting in many unexpected things to happen. I know this is depressing news for both our team and you, please don't hate us ☹️ . . And the good news is, tim NAH tetap mengusahakan bisa meluncurkan Yoga v2.0 online sebelum lebaran. . Thanks for your support and understanding - NAH Project Team

A post shared by NAH Project (@nah.project) on May 30, 2018 at 9:34pm PDT



Menurut Rizky, sneakers buatannya mungkin belum bisa bersaing dengan merek-merek kenamaan dunia. Namun ia bisa jamin bila sepatunya sangat cocok dengan kebutuhan orang Indonesia.

"Tidak semua, tapi banyak sneakers luar itu tipenya bulky dan materialnya panas, gerah untuk di Indonesia. Untuk NAH kita lakukan riset berkali-kali, gimana kalau dipakai di Indonesia. Kita pun mengikuti standard sneakers luar dari segi durability, bahannya, bahan sol untuk kualitas," pungkasnya.


(asf/asf)