Jakarta Fashion Week 2018
Didiet Maulana & Barli Asmara Rilis Koleksi Busana dengan Harga Terjangkau
Daniel Ngantung - wolipop
Jumat, 27 Okt 2017 10:45 WIB
Jakarta
-
Peragaan koleksi busana Didiet Maulana dan Barli Asmara menutup hari keenam perhelatan Jakarta Fashion Week 2018, Kamis (26/10/2017) malam. Keduanya kompak melansir busana dengan harga yang terjangkau.
Bertajuk 'Press Play', peragaan malam itu menyuguhkan deretan koleksi yang dibuat Didiet dan Barli untuk menyasar pasar yang lebih luas.
Berkolaborasi dengan Zalora dan Magnum, koleksi dapat langsung dibeli di situs belanja tersebut begitu muncul di panggung catwalk. Sistem ini dikenal dengan istilah 'see now buy now'.
Bagi Barli dan Didiet, proyek semacam ini merupakan pengalaman baru dengan tantangan tersendiri. Biasa menciptakan pilihan busana premium dalam jumlah yang terbatas, Barli dan Didiet kali ini harus membuat koleksi dengan kapasitas produksi yang lebih besar.
"Tak hanya itu, ada skema juga yang harus kami ikuti. Mulai dari timeline, pengiriman, labeling, packaging, hingga quality control di gudang," ungkap Barli jelang peragaan.
Sebagai desainer, Barli ingin karyanya dapat dinikmati oleh semua kalangan. Itu mengapa, perancang asal Bandung ini menciptakan koleksi yang diklaim cukup terjangkau harganya. Dibanderol mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 800 ribu.
Dalam proses kreatifnya, Barli merasa tertantang lantaran harus membuat koleksi dengan kisaran harga tersebut tanpa meninggalkan ciri khas desainnya yang cenderung bernafas adibusana dan kaya akan detail.
Maka lahirlah barisan 22 tampilan busana atau looks dalam garis desain minimalis berpalet monokrom yang kekinian dengan permainan detail berupa ruffle dan cut-out.
Potongan busana yang ditampilkan cukup beragam mulai dari blus, blazer, rok, celana, sampai luaran sehingga memudahkan konsumen untuk padu-padan.
Seperti Barli, Didiet pun harus memutar otak untuk menyiasati desainnya agar sesuai dengan target pasar namun tetap merefleksikan DNA labelnya, IKAT Indonesia.
Sudah menjadi ciri khas Didiet mengolah kain-kain tradisional, khususnya tenun, untuk IKAT Indonesia.
Tapi khusus koleksi ini, Didiet tidak menggunakan kain tradisional namun hanya meminjam motifnya yang diaplikasikan ke atas kain melalui teknik digital-printing. Ukuran motifnya juga dimodifikasi sehingga terasa lebih modern.
Motif lurik dan tenun ikat menjadi pilihan Didiet. "Untuk inspirasi, kami mengeksplor arsitektur pura-pura di Bali. Setiap pura ternyata sangat organik, ukurannya tidak sama karena dibuat berdasarkan jengkal pembuatnya. Ada kesan harmoni dan keseimbangan di situ," ungkap Didiet.
Filosofi keharmonisan Didiet tuangkan dalam pilihan bersiluet longgar yang terkesan rileks. Padu-padan dengan styling yang menarik menjadi kunci koleksi ini. Koleksi juga hadir mulai dari harga Rp 400 ribuan. (dng/ays)
Bertajuk 'Press Play', peragaan malam itu menyuguhkan deretan koleksi yang dibuat Didiet dan Barli untuk menyasar pasar yang lebih luas.
Berkolaborasi dengan Zalora dan Magnum, koleksi dapat langsung dibeli di situs belanja tersebut begitu muncul di panggung catwalk. Sistem ini dikenal dengan istilah 'see now buy now'.
Foto: Dok. Mohammad Abduh/Wolipop |
Bagi Barli dan Didiet, proyek semacam ini merupakan pengalaman baru dengan tantangan tersendiri. Biasa menciptakan pilihan busana premium dalam jumlah yang terbatas, Barli dan Didiet kali ini harus membuat koleksi dengan kapasitas produksi yang lebih besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dok. Mohammad Abduh/Wolipop |
Sebagai desainer, Barli ingin karyanya dapat dinikmati oleh semua kalangan. Itu mengapa, perancang asal Bandung ini menciptakan koleksi yang diklaim cukup terjangkau harganya. Dibanderol mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 800 ribu.
Dalam proses kreatifnya, Barli merasa tertantang lantaran harus membuat koleksi dengan kisaran harga tersebut tanpa meninggalkan ciri khas desainnya yang cenderung bernafas adibusana dan kaya akan detail.
Foto: Dok. Mohammad Abduh/Wolipop |
Maka lahirlah barisan 22 tampilan busana atau looks dalam garis desain minimalis berpalet monokrom yang kekinian dengan permainan detail berupa ruffle dan cut-out.
Potongan busana yang ditampilkan cukup beragam mulai dari blus, blazer, rok, celana, sampai luaran sehingga memudahkan konsumen untuk padu-padan.
Seperti Barli, Didiet pun harus memutar otak untuk menyiasati desainnya agar sesuai dengan target pasar namun tetap merefleksikan DNA labelnya, IKAT Indonesia.
Foto: Dok. Mohammad Abduh/Wolipop |
Sudah menjadi ciri khas Didiet mengolah kain-kain tradisional, khususnya tenun, untuk IKAT Indonesia.
Tapi khusus koleksi ini, Didiet tidak menggunakan kain tradisional namun hanya meminjam motifnya yang diaplikasikan ke atas kain melalui teknik digital-printing. Ukuran motifnya juga dimodifikasi sehingga terasa lebih modern.
Motif lurik dan tenun ikat menjadi pilihan Didiet. "Untuk inspirasi, kami mengeksplor arsitektur pura-pura di Bali. Setiap pura ternyata sangat organik, ukurannya tidak sama karena dibuat berdasarkan jengkal pembuatnya. Ada kesan harmoni dan keseimbangan di situ," ungkap Didiet.
Filosofi keharmonisan Didiet tuangkan dalam pilihan bersiluet longgar yang terkesan rileks. Padu-padan dengan styling yang menarik menjadi kunci koleksi ini. Koleksi juga hadir mulai dari harga Rp 400 ribuan. (dng/ays)
Home & Living
Pandaoma Mesin Cuci Mini Portable, Solusi Cuci Praktis buat Hidup yang Lebih Ringkas!
Olahraga
Cukup Satu Alat! Latihan Lebih Variatif di Rumah dengan B-STRONG BS-10 yang Adjustable dan Multifungsi
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Rambut Lembut & Berkilau dengan Perawatan Premium dari Jepang!
Perawatan dan Kecantikan
Airbot Aria HyperStyler, Satu Alat, Banyak Gaya Rambut Tanpa Ribet!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
Rihanna Gandeng Anak Elon Musk Jadi Model Lingerie untuk Koleksi Valentine
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
Most Popular
1
7 Potret Siraman Anak Tommy Soeharto, Tata Cahyani Curi Atensi Berkebaya Floral
2
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
3
Most Popular: Viral Pengantin Paling Tak Bahagia, Muka Suram di Pernikahan
4
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
5
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
MOST COMMENTED












































Foto: Dok. Mohammad Abduh/Wolipop
Foto: Dok. Mohammad Abduh/Wolipop
Foto: Dok. Mohammad Abduh/Wolipop
Foto: Dok. Mohammad Abduh/Wolipop