Mengenal Tren Jaket TAD yang Dipopulerkan Jokowi Saat ke Papua
Alissa Safiera - wolipop
Jumat, 12 Mei 2017 11:47 WIB
Jakarta
-
Presiden Jokowi lagi-lagi menjadi acuan tren mode Tanah Air. Setelah sebelumnya membuat popularitas jaket bomber memuncak, ia kembali mengenakan model jaket lain yang kini menjadi perbincangan di dunia maya.
Jokowi memakai jaket berwarna hijau army ketika menjajal ruas jalan trans Papua sambil mengendarai motor trail. Diketahui, jaket yang kental dengan gaya militer itu dinamakan jaket TAD Sharskin. Material Sharksin atau softshell populer dipakai sebagai jaket atau coat karena teksturnya yang lembut, ringan namun sifatnya dapat menahan angin, juga anti air.
Beda dengan bomber yang tampil bulky dengan karet di bagian tangan dan bawahnya, jaket TAD tampil lebih maskulin dengan hoody dan ritsleting sebagai aksen. Milik Jokowi juga dihiasi emblem bendera Indonesia dan tali velcro di lengan.
Dilihat dari perkembangannya, jaket taktikal ini bukan lagi dibuat sebagai seragam pasukan tentara khusus. Kini jaket mulai dijual sebagai keperluan fashion atau untuk mereka yang memiliki hobi petualangan outdoor.
Penjualan jaket TAD kini banyak ditemui secara online, termasuk Instagram, apalagi setelah dipakai Jokowi. Namun tak hanya di Tanah Air, jaket ini juga banyak dijual di situs belanja internasional, misalnya aliexpress, eBay dan Triple Aught Design dengan kisaran harga Rp 500 hingga Rp 2,4 jutaan. Sementara jaket-jaket yang dijual di situs lokal rata-rata mulai dibanderol dari Rp 300 ribuan.
(asf/asf)
Jokowi memakai jaket berwarna hijau army ketika menjajal ruas jalan trans Papua sambil mengendarai motor trail. Diketahui, jaket yang kental dengan gaya militer itu dinamakan jaket TAD Sharskin. Material Sharksin atau softshell populer dipakai sebagai jaket atau coat karena teksturnya yang lembut, ringan namun sifatnya dapat menahan angin, juga anti air.
Beda dengan bomber yang tampil bulky dengan karet di bagian tangan dan bawahnya, jaket TAD tampil lebih maskulin dengan hoody dan ritsleting sebagai aksen. Milik Jokowi juga dihiasi emblem bendera Indonesia dan tali velcro di lengan.
Foto: Persiapan Presiden Jokowi Sebelum Ngetril/Bagus Prihantoro/detikcom |
Dilihat dari perkembangannya, jaket taktikal ini bukan lagi dibuat sebagai seragam pasukan tentara khusus. Kini jaket mulai dijual sebagai keperluan fashion atau untuk mereka yang memiliki hobi petualangan outdoor.
Foto: Biro Pers Setpres |
Penjualan jaket TAD kini banyak ditemui secara online, termasuk Instagram, apalagi setelah dipakai Jokowi. Namun tak hanya di Tanah Air, jaket ini juga banyak dijual di situs belanja internasional, misalnya aliexpress, eBay dan Triple Aught Design dengan kisaran harga Rp 500 hingga Rp 2,4 jutaan. Sementara jaket-jaket yang dijual di situs lokal rata-rata mulai dibanderol dari Rp 300 ribuan.
Foto: Biro Pers Setpres |
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
Most Popular
1
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
2
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
3
8 Pemotretan Terbaru Audi Marissa Bareng Putranya, Anthony Xie Tak Ikut
4
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
5
Ramalan Zodiak 8 Januari: Capricorn Harus Tegas, Pisces Hadapi Tantangan
MOST COMMENTED












































Foto: Persiapan Presiden Jokowi Sebelum Ngetril/Bagus Prihantoro/detikcom
Foto: Biro Pers Setpres
Foto: Biro Pers Setpres