Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Label Fashion Ivanka Trump Diam-Diam Ganti Nama, Ada Apa?

Rista Adityaputry - wolipop
Rabu, 26 Apr 2017 08:05 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: ist
Jakarta - Setelah ayahnya menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, nama Ivanka Trump semakin sering menghiasi media. Selain kontroversi mengenai label fashionnya yang dihapus dalam situs Nordstrom, ia juga kerap menuai kritik atas gaya berpakaiannya. Ivanka pun kembali menjadi bahan perbincangan karena label busananya yang kabarnya berganti nama tanpa sepengetahuan staff kepresidenan tanpa bayaran itu.

Dilansir dari Business of Fashion, G-III, perusahaan yang memegang lisensi label Ivanka Trump, telah melabeli ulang brand tersebut dengan nama Adrienne Vittadini. Label 'baru' tersebut merupakan label yang sudah ada sebelumnya dari desainer Amerika Adrienne Vittadini. Tidak hanya melabelinya dengan nama yang ada tanpa sepengetahuan Ivanka dan desainer Adrienne, G-III juga menjualnya pada retailer Stein Mart, toserba khusus menjual pakaian diskon yang telah memiliki hingga 260 toko di Amerika.


"G-III bertanggung jawab menyelesaikan isu ini, yang terjadi tanpa sepengetahuan atau persetujuan dari organisasi Ivanka Trump. G-III juga telah mulai melakukan perbaikan, termasuk menghapus dengan segera beberapa barang dengan label salah dari para konsumen. Merek Ivanka Trump akan terus tumbuh dan tetap sangat kuat," ujar utusan G-III sesuai yang dikutip dari Business of Fashion.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum diketahui apakah G-III melakukan tindakan tersebut secara sengaja atau tidak sengaja. Apabila secara sengaja, hal tersebut tampaknya adalah tindakan untuk melindungi nama sebuah label fashion tertentu yang sebenarnya adalah tindakan legal. Yang mana sebenarnya jarang dilakukan terlebih bila produknya dijual pada retailer diskon. Selain itu, G-III juga belum memberikan konfirmasi apakah hanya retailer ini saja yang telah membeli produk Ivanka.

Mengenai produk Ivanka yang dijual di Stein Mart, para pelanggan ternyata banyak yang memberikan respon negatif. Dilansir dari Harper's Bazaar, respon tersebut bahkan dilakukan dengan meludah ke atas baju brand Ivanka Trump di depan kasir.

CEO Stein Mart, D. Hunt Hawkins, mengatakan bahwa perubahan label tersebut sebenarnya tidak memiliki motivasi politik meski banyak menerima respon negatif karena produk itu masih dijual.

"Kami telah memiliki kedua label itu sejak lama. Kita mungkin akan melihat banyak label Adrienne Vittadini beberapa waktu ke depan. Aku punya jumlah pelanggan yang sama yang menginginkan dan tidak menginginkan label tersebut di toko," papar Hunt. (ami/ami)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads