Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Lekat Kenalkan Kain Baduy di London Fashion Week

Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 08 Feb 2017 18:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Daniel Ngantung/Wolipop
Jakarta - Satu lagi desainer yang bakal mengharumkan nama bangsa di panggung mode internasional. Kali ini giliran Amanda Lestari dengan labelnya, Lekat, yang akan memperkenalkan kain baduy di London Fashion Week Fall/Winter 2017.

"Ini pertamakalinya saya mempresentasikan koleksi di pekan mode sekaliber London Fashion Week," ujar Amanda saat jumpa pers di butiknya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (8/2/2017).

Untuk kesempatan istimewa tersebut, Amanda membawa koleksi buah kolaborasinya dengan desainer tekstil asal Inggris, Billie Jacobina. Bertajuk "Moments: Reserved', koleksi tersebut masih mengangkat kebolehan Amanda dalam mengolah kain baduy menjadi sesuatu yang jenaka dan urban sebagaimana ciri khasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lekat Kenalkan Kain Baduy di London Fashion WeekFoto: Daniel Ngantung/Wolipop
Namun kali ini mendapat sentuhan yang sedikit edgy dari Billie sehingga terasa lebih segar agar sesuai juga dengan selera masyarakat Inggris. Seperti yang ditampilkan seusai jumpa pers, di antaranya shirtdress panjang bermotif kotak, lalu cropped top yang dipadukan dengan kulot berhiaskan tambalan-tambalan dekoratif. Tidak ketinggalan, dress dengan aksen keliman yang unfinished.

Lekat Kenalkan Kain Baduy di London Fashion WeekFoto: Daniel Ngantung/Wolipop
Koleksi yang terdiri dari 24 set busana tersebut akan ditampilkan di dua sesi, yakni Fashion Scout (20 Februari) dan International Fashion Showcase (17-21 Februari). Keterlibatan Lekat di ajang tersebut merupakan bagian dari kolaborasi Jakarta Fashion Week (JFW) dan British Fashion Council melalui program inkubasi Indonesia Fashion Forward (IFF).

Adapun kolaborasi Billie dan Amanda bermula ketika dipertemukan pertama kali dalam ajang JFW 2017. Amanda sebagai 'jebolan' IFF generasi ke-4 mendapat kesempatan untuk menciptakan karya bersama Billie yang adalah pemenang sebuah kompetisi desain gelaran British Council. Sebelum Amanda, kesempatan serupa juga pernah diberikan kepada Dian Pelangi di JFW 2016.

Lekat Kenalkan Kain Baduy di London Fashion WeekFoto: Daniel Ngantung/Wolipop
Diakui Amanda, tidak ada tantangan berarti yang ia rasakan dalam proses kreatif untuk mempersiapkan koleksi tersebut. Kendala lebih ke soal teknis, seperti komunikasi dengan tim di London.

Ia optimis koleksi tersebut akan mendapat respon positif dari para buyers dan pasar di sana. "Karena orang Inggris sangat mengapresiasi segala sesuatu yang unik dan crafty," kata alumnus desain grafis Universitas Pelita Harapan itu.

Lekat Kenalkan Kain Baduy di London Fashion WeekFoto: Daniel Ngantung/Wolipop
Mengawali kariernya sebagai desainer aksesori pada 2011, Amanda terus berkomitmen untuk mengangkat kain baduy dalam setiap karyanya. Pasalnya menurut Amanda, belum banyak orang yang menyadari bahwa kain baduy juga dapat diolah menjadi busana siap pakai. "Kenapa baduy? Karena kain ini belum banyak yang tahu. Padahal tidak kalah berkualitas. Ini tugas kita menghadirkan baduy menjadi lebih modern," katanya. (dng/ami)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads