Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Jakarta Fashion Week 2017

Gelora Dara Dian Pelangi, Zaskia Sungkar Tampilkan Gaya Monokrom

Alissa Safiera - wolipop
Senin, 24 Okt 2016 08:52 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Mohammad Abduh
Jakarta - Hari kedua perhelatan Jakarta Fashion Week 2017 kembali diisi dengan nama-nama yang tak asing lagi di industri mode. Minggu (23/10/2016) sore, Dian Pelangi, Ria Miranda, Zaskia Sungkar juga Barli Asmara menawarkan koleksi terbaru yang sukses mencuri perhatian. Ditambah karena para desainer menggandeng brand ambassador brand kosmetik Wardah yang semakin membuat show lebih berkesan.

Zaskia Sungkar mengawali fashion show lewat koleksi 'Senja Kala'. Warna putih dan hitam mendominasi koleksi yang dilayangkan untuk wanita hijab perkotaan ini. Layaknya gambaran senja, aksesori warna pink diselipkan sebagai aksen belt pada pinggang, hiasan atau list di lengan.
Foto: Mohammad Abduh

Zaskia menawarkan teknik layering dan bermain dengan jenis bahan berbeda, serta guntingan asimetris agar nuansa monokrom tidak terasa monoton. Show-nya diakhiri dengan gaun hitam yang jadi 'jawaranya'. Tampak terinspirasi dari hiasan kepala ala Minang yang dipakai Inneke Koesherawati, dipadankan dengan gaun hitam berteknik A-line yang tampak megah.

Dian Pelangi melanjutkan gelaran show, kali ini dalam tema 'Gelora Dara'. Koleksinya glamor dengan penataan payet emas dan garis gaun struktural yang membuat karyanya terlihat menonjol. Hanya saja kali ini terasa lebih elegan karena tak banyak menghadirkan atau menggabungkan warna solid.
Foto: Mohammad Abduh

Songket Palembang tetap jadi andalan desainer yang beberapa waktu lalu pamer karya di London Fashion Week ini. Benang emas yang berkilau ketika terkena lampu sorot semakin memberi karakter kuat ketika ditambahkan payet keemasan. Di antara para model bergaun putih dengan hiasan emas, aktris Raline Shah keluar dengan dandanan ala Dewi Yunani, yang mencuri atensi dengan tambahan cape di belakang gaunnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Desainer Ria Miranda menawarkan sesuatu yang segar di panggung JFW tahun ini dengan caranya sendiri. Gaya Ultra feminin yang melekat pada rancangannya ditawarkan dalam cara baru, yaitu memanfaatkan bahan transparan. Tersirat inspirasi athleisure yang membuat karyanya di musim ini terlihat lebih atraktif.
Foto: Mohammad Abduh

Misalnya pada jaket-jaket bomber dan juga trik styling menawarkan gaya tumpuk yang ringan. Walau begitu, karyanya tetap cantik karena warna pink pastel serta gelepai sebagai aksen untuk menegaskan kembali DNA labelnya.

Terakhir, namun tak kalah mempesona dan membius adalah koleksi terbaru Barli Asmara. Selesai dengan gaun-gaun bergaya '20-an di koleksi lalu, Barli kali ini menawarkan rasa glamor pada gaya yang lebih modern dengan penggunaan warna champagne juga pink dan silver. Hadir cropped jacket yang dihiasi bordir, payet mutiara serta rumbai yang masih berkorelasi dengan karya sebelumnya.
Foto: Mohammad Abduh

Gaun-gaun berpotongan lurus minimalis adalah salah satu yang menjadi juara di karya Barli malam itu. Garis minimalis yang menjadi penyeimbang detail tatanan payet sepanjang gaun yang tampak mewah. Barli juga memberi opsi lain pada gaun karyanya musim ini. Tak melulu ditawarkan kesan berat dengan payet, desainer kelahiran Bandung itu juga menghadirkan gaun yang tampak ringan dengan permainan gelepai dan detail lipit sebagai tekstur busana.

Di akhir pertunjukan aktris muda Tatjana Saphira membawakan salah satu karya Barli yang ramai detail. Gaun lengan panjang itu sukses mencuri perhatian dengan detail payet, mutiara, material lace hingga rumbai sebagai aksen. (asf/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads