Tantangan IKYK Mengenalkan Modest Wear di Korea Selatan
Daniel Ngantung - wolipop
Kamis, 13 Okt 2016 13:31 WIB
Jakarta
-
Mimpi desainer muda Anandia Putri untuk mengenalkan modest wear atau busana sopan ke Korea Selatan segera terwujud. Ia akan menampilkan koleksi teranyar labelnya, I.K.Y.K (I Know You Know), di Fashion Kode 2016, salah satu perhelatan mode ternama Korea. Tapi baginya, berbisnis di Negeri Ginseng punya tantangan tersendiri.
Sejak mendirikan I.K.Y.K pada 2011 silam, Anandia memang bercita-cita ingin membawa brand modest wear itu ke panggung mode internasional. Ia sekaligus ingin membuktikan bahwa modest wear bukan sesuatu yang kaku atau kuno, melainkan juga bisa hadir dalam rasa kekinian.
"Salah satu gol utamaku untuk I.K.Y.K adalah go international. Pertama ke Korea, lalu Jepang," ungkap Anandia saat jumpa pers terkait keberangkatannya ke Korea di kawasan Senopati, Rabu (12/10/2016).
Ada alasan tersendiri mengapa desainer muda kelahiran 28 tahun lalu itu memilih Korea Selatan. Ia menyebut dirinya penggemar berat segala sesuatu yang berhubungan dengan budaya Korea. Begitu cintanya, Anandia sering berkunjung ke sana.
Korea juga yang selalu menjadi sumber inspirasinya saat mendesain. Manifestasinya dapat terlihat pada rancangan Anandia yang bergaris desain minimalis, sedikit terasa boyish, dalam palet monokromatik.
Tidak heran jika koleksi yang akan naik pentas di Fashion Kode 2016, 20 Oktober nanti, dinamainya Sinsa Utility Spring-Summer 2017. Sinsa adalah kawasan yang populer di kalangan kaum muda urban Seoul.
"Koleksi ini sendiri sebetulnya merupakan peleburan budaya tradisional dan budaya pop," kata Anandia yang cukup sering berpergian ke Korea Selatan.
Ia mengambil beberapa eleman dari hanbok, busana tradisional wanita Korea, seperti siluet dan pita yang menghiasi bagian atasnya, sebagai representasi budaya tradisional. Lalu untuk memberi sentuhan kekinian, Anandia mengambil referensi dari budaya pop era 80an.
Dengan 'rasa' Korea itu, ia pun berharap koleksinya bisa merebut di hati kaum muda Korea. Namun menurut desainer jebolan program inkubasi desainer Jakarta Fashion Week, Indonesia Fashion Forward, itu, pasar Korea Selatan cukup sulit ditaklukkan.
"Orang Korea cenderung tertutup pada budaya baru. Beda dari Jepang yang sangat terbuka," kata Anandia. Kendati begitu, ia tetap optimis karena sudah ada buyers yang tertarik produknya.
Sebelum tampil di Fashion Kode 2016, I.K.Y.K telah memiliki representatif penjualan di Korea Saat ini, mereka tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah buyers. "Mostly online shop karena e-commerce di sana sangat mendominasi," ujarnya.
Ia tidak menutup kemungkinan banyak pintu bisnis yang akan terbuka setelah menampilkan 15 karyanya di Fashion Kode 2016. Fashion Kode 2016 sendiri merupakan pentas mode yang digelar dua kali setahun oleh Kementerian Budaya, Olahraga, dan Pariwisata Korea untuk mengasah potensi desainer baru di pasar dunia. Fashion Kode 2016 akan berlangsung di Seoul J-Gran House Namsan pada 18-20 Oktober.
(dng/dng)
Sejak mendirikan I.K.Y.K pada 2011 silam, Anandia memang bercita-cita ingin membawa brand modest wear itu ke panggung mode internasional. Ia sekaligus ingin membuktikan bahwa modest wear bukan sesuatu yang kaku atau kuno, melainkan juga bisa hadir dalam rasa kekinian.
"Salah satu gol utamaku untuk I.K.Y.K adalah go international. Pertama ke Korea, lalu Jepang," ungkap Anandia saat jumpa pers terkait keberangkatannya ke Korea di kawasan Senopati, Rabu (12/10/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anandia Putri, direktur kreatif I.K.Y.K (Mohammad Abduh/Wolipop) |
Ada alasan tersendiri mengapa desainer muda kelahiran 28 tahun lalu itu memilih Korea Selatan. Ia menyebut dirinya penggemar berat segala sesuatu yang berhubungan dengan budaya Korea. Begitu cintanya, Anandia sering berkunjung ke sana.
Korea juga yang selalu menjadi sumber inspirasinya saat mendesain. Manifestasinya dapat terlihat pada rancangan Anandia yang bergaris desain minimalis, sedikit terasa boyish, dalam palet monokromatik.
![]() |
Tidak heran jika koleksi yang akan naik pentas di Fashion Kode 2016, 20 Oktober nanti, dinamainya Sinsa Utility Spring-Summer 2017. Sinsa adalah kawasan yang populer di kalangan kaum muda urban Seoul.
"Koleksi ini sendiri sebetulnya merupakan peleburan budaya tradisional dan budaya pop," kata Anandia yang cukup sering berpergian ke Korea Selatan.
Ia mengambil beberapa eleman dari hanbok, busana tradisional wanita Korea, seperti siluet dan pita yang menghiasi bagian atasnya, sebagai representasi budaya tradisional. Lalu untuk memberi sentuhan kekinian, Anandia mengambil referensi dari budaya pop era 80an.
![]() |
Dengan 'rasa' Korea itu, ia pun berharap koleksinya bisa merebut di hati kaum muda Korea. Namun menurut desainer jebolan program inkubasi desainer Jakarta Fashion Week, Indonesia Fashion Forward, itu, pasar Korea Selatan cukup sulit ditaklukkan.
"Orang Korea cenderung tertutup pada budaya baru. Beda dari Jepang yang sangat terbuka," kata Anandia. Kendati begitu, ia tetap optimis karena sudah ada buyers yang tertarik produknya.
![]() |
Sebelum tampil di Fashion Kode 2016, I.K.Y.K telah memiliki representatif penjualan di Korea Saat ini, mereka tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah buyers. "Mostly online shop karena e-commerce di sana sangat mendominasi," ujarnya.
Ia tidak menutup kemungkinan banyak pintu bisnis yang akan terbuka setelah menampilkan 15 karyanya di Fashion Kode 2016. Fashion Kode 2016 sendiri merupakan pentas mode yang digelar dua kali setahun oleh Kementerian Budaya, Olahraga, dan Pariwisata Korea untuk mengasah potensi desainer baru di pasar dunia. Fashion Kode 2016 akan berlangsung di Seoul J-Gran House Namsan pada 18-20 Oktober.
(dng/dng)
Kesehatan
Suplemen Harian Jaga Imun Tubuh di Tengah Aktivitas Padat! Review Swisse Ultiboost Vitamin C 1000mg
Pakaian Pria
Corduroy Jacket Jadi Outer Andalan Cowok yang Ingin Tampilan Casual Modern
Pakaian Pria
Raw Denim Bukan Cuma Tren Musiman! Investasi Celana yang Makin Lama Makin Bagus
Home & Living
Pandaoma Mesin Cuci Mini Portable, Solusi Cuci Praktis buat Hidup yang Lebih Ringkas!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
Rihanna Gandeng Anak Elon Musk Jadi Model Lingerie untuk Koleksi Valentine
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
Most Popular
1
7 Potret Siraman Anak Tommy Soeharto, Tata Cahyani Curi Atensi Berkebaya Floral
2
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
3
Most Popular: Viral Pengantin Paling Tak Bahagia, Muka Suram di Pernikahan
4
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
5
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
MOST COMMENTED












































Anandia Putri, direktur kreatif I.K.Y.K (Mohammad Abduh/Wolipop)

