Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tips Mencuci Celana Jeans: Jangan Terlalu Sering, Ini 5 Alasannya

Daniel Ngantung - wolipop
Senin, 26 Sep 2016 17:48 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Apa tips terbaik mencuci celana jeans? Jarang-jarang lah mencucinya.

Seberapa sering Anda mencuci celana jeans kesayangan? Bila ingin si fashion item favorit berusia panjang, ada baiknya Anda jangan terlalu sering mencucinya. Kenapa? Inilah lima alasan mengapa celana jeans tidak boleh terlalu sering dicuci.

1. Jeans Jadi Cepat Rusak
Berdasarkan pengalaman Marjon Carlos, seperti yang ia tulis di Vogue, jeans menjadi rapuh dan rentan terkoyak lantaran terlalu sering dicuci di mesin cuci.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahannya yang lembut menjadi kasar karena tergesek saat dicuci. Warnanya juga lebih pucat dan bentuknya menjadi asimetris," ungkap Marjon.

2. Tidak Nyaman Dipakai
Setelah dicuci, jeans akan terasa lebih ketat. Mungkin banyak di antara Anda yang lebih nyaman mengenakan jeans dalam kondisi lentur.

3. Bikin Tagihan Listrik Melonjak
Jeans yang baru dicuci membutuhkan waktu yang lama untuk mengering. Dan menurut Robert Schaeffer, pendiri toko high-end denim Schaeffer's Garment Hotel, Los Angeles, kesalahan yang paling mengerikan adalah menaruh jeans di mesin pengering. Pasalnya, nanti Anda akan dikagetkan oleh tagihan listrik yang melonjak.



4. Tidak Kotor Sama Sekali
Penelitian University of Alberta 2009 silam mengungkap, jumlah bakteri pada jeans terbilang cukup normal setelah 15 bulan pemakaian tanpa dicuci. Selain itu, jumlah bakteri yang bersarang tetap sama setelah dicuci dan dipakai selama 13 hari.

5. Menghabiskan Ribuan Liter Air
Presiden dan CEO Levi Strauss & Co dalam blog-nya pernah menulis, proses pencucian satu celana jeans seminggu sekali selama dua tahun menghabiskan sekitar 3.500 liter air. Hampir dari setengah konsumsi air, yakni 1.600 liter, berasal dari pencucian jeans di mesin cuci. "Itu setara dengan 6.700 gelas air minum," tulisnya.

Tidak hanya pencucian, proses pembuatannya juga boros air. Menurut National Geographic, butuh 2.900 galon air untuk memproduksi sebuah celana jeans. (dng/dng)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads