ADVERTISEMENT

Tren Baju Olahraga Fashionable

Corenation Active, Brand Baju Olahraga yang Rilis Motif Batik

Intan Kemala Sari - wolipop Jumat, 12 Agu 2016 11:01 WIB
Foto: Dok. Corenation Active
Jakarta - Tren baju olahraga hadir dalam berbagai motif dan warna untuk mengakomodir kebutuhan para pemakainya yang ingin tetap tampil stylish dan menarik. Dari sekian banyak motif baju olahraga yang ada, terdapat satu baju olahraga yang masih mempertahankan ciri khas Indonesia dengan mengusung motif batik.

Adalah Corenation Active, sebuah label pakaian olahraga asal Surabaya yang merilisnya. Arianto Gunawan selaku Chief Executive Office Corenation Active menerangkan, ia sengaja menghadirkan motif batik pada sports bra, legging, kaus, dan tank top demi menghadirkan ciri khas Indonesia di dalamnya. Meskipun diakuinya, tidak semua orang yang berminat untuk memakainya.



"Kami lihat demandnya memang belum terlau banyak, hanya beberapa orang saja. Tapi kami tetap berusaha untuk mempertahankan eksistensi batik yang khas Indonesia. Jadi kalau hari Jumat biasanya pakai baju batik, orang pulang kantor mau nge-gym, tetap pakai baju olahraga batik," cerita pria yang akrab disapa Ari ini saat dihubungi Wolipop, Selasa (9/8/2016).

Harga jual yang ditawarkan masih cukup terjangkau. Mulai dari Rp 250 ribu untuk sports bra, Rp 350 ribu untuk tank top, dan Rp 400 ribu untuk legging dengan motif batik di bagian pinggirnya. Batik tersebut hadir dalam paduan nuansa merah, abu-abu, dan hitam yang merupakan warna-warna dasar sehingga bisa digunakan baik untuk pria maupun wanita.


Corenation Active sendiri awalnya merupakan bisnis manufaktur pakaian yang berfokus baju aerobik. Kemudian berkembang semakin pesat menjadi berbagai macam pakaian olahraga untuk yoga dan lari yang desainnya lebih stylish serta tidak monoton. Bahkan tidak lama lagi, Ari mengatakan bahwa brandnya akan merilis baju renang.

Hampir 95 persen yang membeli pakaian olahraga adalah wanita. Namun kini permintaan pakaian olahraga pria semakin banyak seiring dengan banyaknya komunitas olahraga yang hadir di Surabaya. Bahkan pria lulusan S-2 Sofware Engineering di salah satu Universitas di Amerika itu juga menerima permintaan khusus di mana pembeli bisa mendesain sendiri baju olahraga yang diinginkannya, mulai dari warna, material, dan ukuran. Material yang digunakan pun merupakan material yang biasa digunakan untuk pakaian olahraga, seperti polyester, nylon, spandex, coolmax, dan katun.

Pria 35 tahun itu mengungkapkan, salah satu pakaian olahraga yang cukup diminati dan menjadi andalan adalah pakaian olahraga untuk berlari di malam hari.
Saat berlari malam, sang pelari harus bisa dilihat oleh pengendara motor dan mobil. Untuk itu diperlukan bahan reflective yang bisa menyala saat dipancarkan sinar.

"Baju night running itu lagi ngetren dan banyak yang beli. Warnanya macam-macam, biasanya ada silver, emas, merah, hitam, dan gradasi warna hijau keunguan. Harganya bervariasi mulai dari Rp 250 ribu sampai Rp 400 ke atas tergantung penempatan bahan reflective-nya," lanjut Ari.

Bisnis yang digelutinya semakin hari semakin berkembang. Tak tanggung-tanggung, pakaian olahraga yang dibuatnya kini bisa didapatkan di department store seperti Seibu dan Metro. Ia yakin berkat desain busana yang lebih modern dan stylish, pakaian olahraganya cukup banyak dilirik oleh para pembeli.

"Kami juga sudah banyak punya langganan tetap. Mereka kembali lagi dan beli produk lain lagi. Dengan itu saya rasa produk kami sudah ok dan tidak kalah saing dengan brand olahraga internasional karena kami tetap mengutamakan kualitas dari kuantitas," pungkas pria yang hobi olahraga itu sebelum menutup perbincangan. (itn/itn)