Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Agustus, Desainer Ferry Sunarto Perkenalkan Kebaya ke Publik Rusia

Alissa Safiera - wolipop
Kamis, 14 Jul 2016 18:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Alissa Safiera/Wolipop
Jakarta - Bicara tentang Ferry Sunarto, sulit rasanya untuk memisahkan sosok desainer satu ini dengan kebaya khas Indonesia. Terlebih lagi, eksistensinya di ranah ini juga membawanya ke berbagai penjuru dunia, dari Laos sampai ke Jerman.

Kiprah Ferry di dunia kebaya kembali membawa ia ke tanah Eropa, kali ini Rusia. Ia telah terpilih mewakili Indonesia untuk memeragakan rancangan kebayanya di Hermitage Garden, Moscow pada tanggal 20-21 Agustus 2016 mendatang dalam ajang besutan KBRI Moscow dan Kementerian Pariwisata, yaitu perhelatan Festival Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ferry Sunarto akan menampilkan karya-karya andalannya, mulai dari Ready to Wear Deluxe hingga Couture Kebaya di hadapan tamu-tamu diplomatik dan tamu VIP Moscow di area taman seluas enam hektar itu. Gelaran ini juga yang pertama diadakan di Rusia, dan menjadi pilot project bagi Duta Besar Indonesia di Moscow M. Wahid Supriyadi yang mencoba mengenalkan budaya dan pariwisata Indonesia di tanah Rusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Di Rusia nanti, Ferry memiliki misi besar untuk membawa kebaya Indonesia lebih dikenal rakyat Eropa. Selanjutnya menginspirasi perancang dunia lainnya agar ikut mengangkat siluet kebaya dalam bentuk yang modern.

"Saya ingin memperlihatkan kebaya indonesia levelnya sama seperti busana lain, seperti cheongsam dari China atau kimono dari Jepang. Desainer seperti Chanel pernah membuat desain yang terinspirasi kimono Jepang, jadi saya ingin sekali kebaya bisa juga memberi inspirasi yang besar," katanya saat konferensi pers bersama media di Bale Soto, Jl Daksa 1, Jakarta Selatan, Kamis (14/6/2016).

Ferry akan mengisi salah satu acara utama di tanggal 20 dan 21 Agustus 2016. Di tanggal 20 Agustus 2016 ia akan menawarkan koleksi yang lebih wearable namun mewah yang disebutnya ready to wear deluxe, kemudian di tanggal 21 Agustus, giliran koleksi kebaya couture yang diungkap ke publik.

Keduanya memang dipersiapkan khusus untuk acara ini. Masing-masing koleksi terdiri dari 12 set busana yang seluruhnya mengangkat budaya Bali. Kenapa Bali?

Alasannya, Pulau Dewata ini telah banyak dikenal warga mancanegara sebagai destinasi wisata utama di Indonesia, sehingga dianggap lebih mudah untuk mempromosikan Indonesia secara umum nantinya.

"Hari pertama banyak memakai kain-kain endek Bali, looknya lebih edgy. Hari kedua, saya terinspirasi dari warna lautnya yang indah, romantisnya Bali, ada bunga-bunga, tetap ada teknik digital print kain endek Bali," urai Ferry. (asf/eny)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads