Met Gala 2016

Wow! Claire Danes Pakai Gaun 'Cinderella' yang Bisa Menyala Dalam Gelap

Eny Kartikawati - wolipop Selasa, 03 Mei 2016 12:33 WIB
Foto: Getty Images, Instagram Zac Posen
Jakarta - Para selebriti dunia tampil maksimal saat menghadiri Met Gala, yang disebut-sebut sebagai ajang Oscar dunia fashion. Apalagi setiap tahunnya acara amal ini memiliki tema tersendiri. Dan pada tahun ini tema yang dipilih ketua dari Met Gala 2016 yaitu Editor in Chief Vogue, Anna Wintour, adalah Manus x Machina: Fashion in an Age of Technology.

Aktris Claire Danes termasuk selebriti yang berusaha tampil sesuai tema Met Gala 2016. Claire hadir di Metropolitan Museum of Arts, Senin (2/5/2016) malam dengan busana yang membuat sebagian besar orang terpesona.



Gaun yang dikenakan Claire bukan hanya mengingatkan penampilannya pada sosok putri dongeng Cinderella. Gaun tersebut menjadi perbincangan karena glow in the dark alias bisa menyala dalam gelap.

Adalah Zac Posen, desainer dari gaun yang dikenakan bintang film Romeo & Juliet tersebut. Gaun berwarna biru pucat itu dilengkapi dengan teknologi serat optik atau fiber optik. Serat optik ini merupakan saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah dari sinar laser atau LED.



Sebelum Claire tampil di karpet merah Met Gala 2016, sang desainer telah lebih dulu memamerkan hasil karyanya di media sosial. "Celestial grandeur. Illuminating ballgown. Guess who?" tulisnya pada keterangan foto di Instagram yang menampilkan sosok seorang wanita memakai gaun yang tampak berkilauan dalam gelap itu.

Gaun glow in the dark yang dipakai Claire ke Met Gala 2016 bukanlah karya pertama Zac Posen. Sebelumnya, dia juga pernah membuat busana serupa untuk aktris Lupita Nyong'O. Lupita memakai gaun yang bisa menyala dalam gelap saat menghadiri premier film terbarunya Star Wars: The Force Awakens di New York, Desember 2015 lalu.

(eny/eny)