Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Indonesia Fashion Week 2016

Kain Lurik 'Disulap' Jadi Busana Kasual & Edgy

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 11 Mar 2016 06:58 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Mohammad Abduh/Wolipop
Jakarta -

Kain lurik jarang diaplikasi wanita saat ingin tampil anggun dengan kebaya. Wastra bermotif garis itu memang terkesan maskulin sehingga pantas digunakan untuk mengusung gaya yang lebih kasual. Material asal Jawa tersebut pun dieksplorasi brand Acakacak by LPTB Susan Budiharjo menjadi koleksi busana edgy nan sarat dengan potongan asimetris.

‎Oleh Acakacak, lurik hitam-putih tak hanya dijadikan rok, namun juga celana, atasan, atau detail pada busana. Kebanyakan pakaian dihadirkan dengan potongan asimetris yang eksperimental. Koleksi tersebut pantas dikenakan untuk Anda yang berjiwa bebas namun tetap ingin menawarkan sentuhan tradisional pada gaya.

Beberapa tampilan yang menarik perhatian, antara lain dress lurik berpotongan asimetris yang dilapisi rompi putih. Adapun atasan lurik yang juga asimetris diberi aksen batik cokelat. Sementara untuk pria, lurik banyak ditampilkan sebagai celana atau detail pada atasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbeda lagi dengan Erdan. Desainer tersebut lebih mengusung gaya simpel namun elegan pada luriknya. Erdan pun menawarkan berbagai variasi dress. Yang paling menarik adalah dress dengan lengan panjang menggembung dan aksen renda hitam di bagian pundak.

‎Dua koleksi tersebut merupakan bagian dari ‎fashion show Galeri Indonesia Wow yang diselenggarakan Smesco. Acara itu merupakan bagian dari IFW 2016 di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Kamis (10/3/2016). Selain Acakacak, ada juga enam desainer lainnya yang menawarkan tampilan tradisional sesuai tema parade, seperti Yogiswari, Handy Hartono, Ilham Bahari, Tanda Mata, dan Yoyo Prasetyo.

Yogiswari menampilkan ‎tenun Jepara dan tenun ikat Adonara. Dua wastra tersebut dijadikan dress-dress berpotongan A-line untuk keseharian. Wanita yang akrab disapa Yogi itu pun menawarkan warna-warna cerah, seperti oranye, kuning, dan hijau.

‎Nuansa cerah juga dihadirkan Handy Hartono. Kali ini bukan dengan wastra namun kain tie dye bernuansa putih-biru. Kain tersebut dijadikan berbagai macam busana dengan motif polka dot, garis, hingga berlian. ‎Manis untuk dikenakan kala liburan. ‎

(ami/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads