Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Anniesa Hasibuan Serius Garap Label Baju Pengantin Pasca Kebanjiran Pesanan

Daniel Ngantung - wolipop
Jumat, 26 Feb 2016 19:20 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Daniel Ngantung
Jakarta - Selain mendesain adibusana, Anniesa Hasibuan juga merancang busana pengantin dengan mengusung label Anniesa Hasibuan Wedding Couture. Belum genap setahun, label ini sudah kebanjiran pesanan busana pengantin. Anniesa pun ingin lebih serius menggarap gaun bridal.

Keseriusan itu ia buktikan dengan berpartisipasi dalam pameran produk pernikahan Bazaar Wedding Exhibition 2016, di Grand Ballroom Ritz Carlton Pacific Place yang berlangsung pada 26-28 Februari 2016.

Di gelaran tersebut, wanita 29 tahun ini memamerkan koleksi jagoan dari Anniesa Hasibuan Wedding Couture di sebuah booth yang bernuansa keemasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini adalah kali pertamanya, Aniessa terlibat di acara itu. Ia memberanikan diri untuk ikut serta karena melihat respon positif masyarakat terhadap labelnya. Ia meluncurkan label Anniesa Hasibuan Wedding Couture ini menjelang Ramadan tahun lalu karena mendapat pesanan busana pangantin yang cukup berlimpah.

"Saya lihat pesanannya justru lebih banyak ke busana pengantin. Apalagi setelah salah satu rancanganku dipakai menantu Siti Nurhaliza di acara pernikahannya," ungkap dia.


Gayung bersambut, Anniesa semakin kebanjiran pesanan setelah peluncuran label tersebut. Hal tersebut lantas memotivasi Anniesa untuk lebih serius menggarap Hasibuan Wedding Couture. "Salah satu caranya dengan mengikuti pameran seperti ini. Tapi meski aku ingin fokus ke wedding bukan berarti aku akan meninggalkan label lainnya," kata Anniesa.

Ajang pameran seperti ini, tambah Anniesa, juga bertujuan untuk mengenalkan label busana pengantinnya ke khalayak yang lebih luas. Selain itu, sebagai desainer busana muslim, ia juga ingin menawarkan opsi busana pengantin yang berbeda. Tidak hanya busana pengantin untuk wanita, busana pria pun ia rancang bersama enam timnya yang masing-masing terdiri dari tiga anggota.

"Berdasarkan pengamatan saya, tidak ada label busana khusus pengantin muslim. Jadi, aku ingin memberikan pilihan. Tidak hanya bagi muslimah, tapi juga buat wanita yang ingin busana pengantin yang lebih tertutup," terang Anniesa.
 
Keunikan lain dari koleksi ini adalah nuansa timur tengah yang menjadi inspirasi utama sang desainer. Palet emas yang Anniesa sebut melambangkan kemewahan juga menjadi palet utama. "Jadi bukan warna putih seperti gaun pengantin biasanya," kata Anniesa.

"Saya lihat pesanannya justru lebih banyak ke busana pengantin. Apalagi setelah salah satu rancanganku dipakai menantu Siti Nurhaliza di acara pernikahannya," ungkap dia.

(dng/sra)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads