Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

'Sarung Is My New Denim', Gerakan Jadikan Sarung Populer Seperti Kimono

Hestianingsih - wolipop
Rabu, 16 Des 2015 17:49 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: M. Abduh
Jakarta - Jepang punya kimono; China terkenal dengan cheongsam-nya. Sedangkan Hanbok dari Korea pun mulai mendunia. Bagaimana dengan Indonesia?

Tak dipungkiri, meskipun kaya akan budaya dengan berbagai busananya, pakaian tradisional Indonesia memang belum terlalu populer di kancah internasional. Untuk itu para desainer Indonesia mencoba mengangkat satu kekayaan lokal agar lebih dikenal secara global.

Lewat organisasi Indonesian Fashion Chamber (IFC), 118 desainer fashion mengampanyekan gerakan 'Sarung is My New Denim' sebagai upaya untuk mengglobalkan salah satu budaya Indonesia. National Chairman IFC Ali Charisma mengatakan bahwa Indonesia perlu punya identitas dan itu bisa ditunjukkan lewat pemakaian sarung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau semua orang punya denim kenapa nggak bisa juga semuanya punya sarung? Kami ingin membuat sarung jadi gaya berpakaian urban dan mendunia," jelas desainer Dina Midiani saat acara Deklarasi Indonesian Fashion Chamber di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia Shopping Town, Jakarta Pusat, Rabu (16/12/2015).

Baca Juga: 25 Selebriti Wanita yang Sukses Berbisnis

Diharapkan juga dengan adanya kampanye ini, sarung bisa tampil lebih kontemporer dan dikenakan untuk banyak keperluan. Tak hanya untuk kegiatan keagamaan atau acara adat tapi juga saat bekerja bahkan pergi ke mal.

Menurut Ali, kampanye ini juga sekaligus menjadi tantangan bagi para desainer untuk bisa merancangnya sesuai kebutuhan acara. Ditambahkan Dina, tren dari Timur harus bisa mengimbangi tren Barat dan mengampanyekan sarung sebagai busana sehari-hari adalah salah satu upayanya.

"Supaya demand sarung juga bisa lebih besar dan bantu menyejahterakan rakyat," tukasnya. (hst/itn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads