Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Unik, Rangkaian Aksesori Ini Terinspirasi dari Menstruasi

Arina Yulistara - wolipop
Sabtu, 05 Des 2015 10:51 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ist.
Jakarta - Hampir semua wanita akan panik ketika mengetahui darah menstruasinya tembus hingga ke busana. Bukan hanya karena tak suka bajunya terkena noda namun perasaan malu yang ditimbulkannya. Untuk menghindarinya, sejumlah wanita menggunakan berbagai hal, seperti memakai pembalut panjang hingga celana dalam anti tembus.

Hal tersebut ternyata mengganggu pikiran Lili Murphy Johson. Wanita asal Inggris itu berpendapat jika datang bulan tak seharusnya dianggap sesuatu yang menjijikkan namun indah. Ia pun merilis sebuah koleksi aksesori yang terinspirasi dari menstruasi. Menurutnya lingkungan membentuk wanita untuk menutup 'tamu' bulanan mereka.

Koleksi tersebut diberi tajuk On the Rag. Rangkaian aksesori itu terdiri dari cincin, gelang, kalung dan bros. Item-item tersebut mewakili pengalaman bulanan seorang wanita, seperti PMS, darah, dan produk yang digunakan wanita ketika datang bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Koleksi ini terinspirasi dari menstruasi dan frustasi. Kecemasan dan stres yang aku alami sebelum datang bulan membuatku menahan diri dalam pelakukan riset dan proses desain di universitas, jadi aku memutuskan untum mereplikasi emosi-emosi ini ke dalam perhiasan untuk memulai koleksi," kata Lili kepada Refinery 29.

Baca juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik

Darah menstruasi banyak direpresentasikan oleh bebantuan berwarna merah yang dirangkai menjadi aksesori yang cantik. Misalnya saja pada sebuah cincin berbentuk serupa pembalut warna silver. Item itu dihiasi bebatuan merah seperti melambangkan menstruasi. Adapun bros yang dibuat dari rangkaian batu merah yang mewakili ceplakan darah.

Tak hanya menampilkan aksesori dengan inspirasi menstruasi yang eksplisit, adapun pesannya yang lebih tersirat seperti cincin berbentuk bunga. Item tersebut melambangkan kebebasan wanita ketika tengah datang bulan. Sementara sebuah kalung dengan bantul serupa balon berwarna pink mencerminkan emosi wanita yang bisa memantul-mantul ketika sedang PMS.

Koleksi ini dibandrol mulai dari Rp 500 ribuan hingga Rp 16 jutaan dan bisa didapatkan di situs Lili-mj. Lili pun mengharapkan jika produk ini bisa dipasarkan secara lebih luas.

"Aku pasti ingin melihat perhiasan yang terinspirasi menstruasi dijual di Topshop. Apa saja yang membuat menstruasi lebih normal. Aku harap koleksi ini bisa menghadirkan percakapan mengenai menstruasi dan bisa menjadi cara menikmati menstruasi tembus. Setengah populasi dunia mengalaminya secara reguler, itu seharusnya menjadi sesuatu yang nyaman dibicarakan." kata Lili.

(aln/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads