Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Parade Gaun Couture Desainer Asia Hadir di Jakarta

Alissa Safiera - wolipop
Kamis, 19 Nov 2015 07:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Alissa Safiera/Wolipop
Jakarta - Couture bukan hanya sekadar konsep fashion yang melambangkan kemegahan, melainkan karya adibusana dalam kualitas tinggi dari mulai penggunaan material, detail hingga proses produksi yang dilalui. Gaun-gaun indah bernafaskan couture pun kini dihadirkan kepada para penggemar mode Indonesia dalam sebuah pameran The Journey of Couture.

Pameran busana ini menonjolkan kreativitas dan keahlian dari para desainer terbaik di Asia dan internasional. Setidaknya akan ditampilkan 100 koleksi para perancang berbakat yang mencerminkan konsep couture yang diselenggarakan oleh Asian Couture Federation.

Para desainer dari berbagai wilayah Asia mulai dari Indonesia, Filipina, Singapura dan Thailand ini merupakan hasil kurasi yang dilakukan oleh Couturier ternama asal Prancis, Livia Stoianova dan Yassen Samouilob dari rumah adibusana ternama, On Aura Tout Vu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pameran The Journey of Couture adalah kesempatan unik bagi masyarakat Indonesia untuk melihat langsung unsur seni dan keahlian yang dibutuhkan untuk membuat karya adibusana," ujar Pendiri Asian Couture Federation, Dr. Frank Cintamani saat pembukaan pameran di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Rabu (18/11/2015) malam.

Baca juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik

Pameran ini juga menghadirkan karya dari tiga desainer ternama Indonesia, yakni Sebastian Gunawan, Tex Saverio dan Rinaldy A. Yunardi, sebagai desainer pertama yang masuk dalam kategori aksesori couture di Asia. Sejumlah karya mereka pun terpampang di atas manekin. Tex Saverio menghadirkan jubah-jubah hitam yang dihiasi detail 3D berwarna emas pada bagian dada. Sedangkan desainer yang akrab disapa Seba menampilkan 17 karyanya dari mulai gaun-gaun malam hingga koleksi bertema 'Mod Muse' yang dihadirkan tahun 2013 lalu. Sedangkan Rinaldy A. Yunardi memperlihatkan totalitasnya sebagai desainer aksesori menghadirkan topeng-topeng dengan lampu LED di dalamnya.

Selain nama-nama tadi, pameran ini juga akan menghadirkan hasil karya 17 desainer lain yang merupakan anggota Asia Couture Federation dan 20 busana rancangan Aura Tout Vu dari Prancis. Pameran adibusana ini terbuka untuk umum di area Ciputra Artpreneur yang dimulai sejak tanggal 18 - 22 November 2015.

(asf/ays)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads