Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Mengenal Budaya Indonesia, Desainer Jepang Kreasikan Batik di JFW 2016

Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 26 Okt 2015 07:12 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto : Rahmi Anjani/Wolipop
Jakarta - Pagelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2016 tak hanya menampilkan acuan mode Spring/Summer tahun mendatang dari desainer Indonesia. Sejumlah perancang internasional juga diajak unjuk karya bahkan berkolaborasi dengan desainer serta brand Tanah Air.

Di hari keduanya, Minggu (25/10/2015) pekan mode tahunan yang diselenggarakan di Senayan City, Jakarta Selatan tersebut pun menampilkan desainer asal Jepang bernama Suzuki Takayuki. Pada kesempatan ini Suzuki diajak memanfaatkan batik sebagai material dari koleksi bertema Time and Harmony, Aging and Consonance yang berkolaborasi dengan brand Bateeq.

Desainer kenamaan Negeri Sakura yang baru pertama kali 'berkenalan' dengan batik tersebut mengaku mengagumi tekstil khas Jawa itu. Ia pun memilih tiga motif, yakni Sekar Kamulyan, Kesantria, serta Rangrang untuk diterapkan pada 11 dari 30 tampilan yang dihadirkan pada fashion show.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pilih tiga motif itu karena masih terkesan tradisional tapi kalau dikolaborasikan bisa jadi modern. Batik Indonesia punya banyak warna, itu menjadi tantangan buat saya ketika menggunakan batik," kata Suzuki Takayuki saat konferensi pers sebelum peragaan di Fashion Tent.

‎Ketiga motif berwarna biru tersebut banyak diterapkan pada scarf, dress, blouse, serta rok yang didominasi warna putih serta potongan longgar. Meski terlihat sangat minimalis di awal-awal, Suzuki dan Bateeq menawarkan permainan potongan asimetris serta ruffle yang cukup menarik di sekuen tengah hingga akhir. Adapun beberapa tampilan yang unik, seperti kemeja dengan kantung besar di bagian depan serta dress A-line bertumpuk ruffle.

Selain budaya dan keindahan tekstil, Suzuki ternyata juga ‎terinspirasi dari gaya hijab wanita Indonesia. Ia pun menghadirkan beberapa tampilan blouse lengan panjang dengan rok atau celana midi berpotongan longgar yang dipadukan hijab berbatik. Hal tersebut juga dilakukan agar koleksi ini bisa diterima secara luas oleh orang Indonesia.

‎Selaku CEO Bateeq, Michelle Tjokrosaputro mengaku senang bekerjasama ini. Terlebih karena koleksi dari kolaborasi tersebut akan dijual di Indonesia. Menurutnya pelanggan Indonesia cukup beruntung karena Suzuki yang dikenal selalu menawarkan item berkualitas akan menghadirkan rangkaian busananya dengan harga terjangkau.
 
‎"Koleksi ini diprioritaskan untuk masyarakat Indonesia. Suzuki koleksinya sangat luar biasa mahal di Jepang. Tapi karena ingin diterima masyarakat Indonesia dia bikin khusus dengan harga yang lebih terjangkau. Sepertinya akan keluar tahun depan," ungkap Michelle.

(ami/int)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads