Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Ulang Tahun Ke-50, Aigner Luncurkan Tas Batik Edisi Terbatas

Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 08 Okt 2015 07:15 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Rahmi Anjani/Wolipop
Jakarta - Tetap berjaya di usia emas tentu ‎menjadi kebanggaan tersendiri bagi sebuah merek fashion. Prestasi itu pun telah dicapai oleh Aigner yang tahun ini menginjak usia ke 50. Wajar saja jika brand eksklusif asal Jerman ini memperingati momen bersejarahnya secara spesial. Tak hanya dengan menggelar pesta, merek yang sudah 25 tahun hadir di Indonesia itu bahkan meluncurkan tas edisi terbatas dengan detail batik.

La Moda, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat pun menjadi saksi perayaan ke-50 tahun merek berlogo serupa tapak kuda itu. Dimeriahkan oleh penampilan Sandhy Sandoro, acara penuh dengan tamu spesial yang berbusana putih dengan sentuhan emas.

Gelaran tersebut memang istimewa karena menjadi pesta kedua yang diselenggarakan Aigner setelah Munich, Jerman pada 16 April lalu. Pantas saja, jika acara itu kedatangan banyak tamu spesial, seperti CEO Etienne Aigner yakni Sibylle Schon hingga istri pemilik CT Corp Chairul Tanjung, Anita Tanjung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: 50 Inspirasi Batik Modern

"‎Senang sekali Aigner bisa mencapai 50 tahun. Terima kasih untuk semua yang telah datang ke acara ini. Aigner adalah salah satu brand pertama yang menyentuh Indonesia dengan elegansi dan desain klasiknya. Saya menantikan perjalanan 50 tahun berikutnya," kata Raj Kaul selaku CEO Trans Fashion Indonesia.

Selain Sandhy Sondoro, acara ini juga dimeriahkan dengan kehadiran para selebriti seperti Maudy Koesnaedi, Atiqah Hasiholan, Nicolas Saputra, Fedi Nuril, Renata Kusmanto dan Mike Lewis yang menggunakan koleksi Aigner. Gelaran juga disemarakkan dengan penampilan tari jaipong serta fashion show koleksi Fall/Winter 2016.

Dalam pesta tersebut diperkenalkan ‎pula koleksi tas terbaru Aigner yang disediakan dalam edisi terbatas. Koleksi bertajuk Cybill Metropolitan itu sebenarnya diluncurkan di 10 negara lain namun dengan desain yang berbeda. Khusus untuk Indonesia, sebuah hand bag berwarna oranye dengan tekstur kulit buaya dihadirkan dengan batik sebagai aksen identitas. Detail itu ditampilkan di bagian samping.

"‎Tas ini terbatas hanya ada 50 dengan nomor seri. Nomor seri satu diberikan kepada Anita Tanjung. Tas ini sengaja didesain oleh desainer Aigner, Christian Beck,‎" ungkap Anna Samodra selaku Assistant Brand Manager Trans Fashion Indonesia. Tas yang dibuat secara handmade di Italia tersebut ditawarkan dengan harga Rp 54 jutaan.

(ami/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads