Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Gaya Ibu Negara

Peng Liyuan, Istri Presiden China yang Gaya Busananya Mencuri Perhatian

Daniel Ngantung - wolipop
Senin, 28 Sep 2015 16:47 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta -

Pekan lalu, Presiden China Xi Jinping memulai kunjungan resminya di Amerika Serikat. Istri Xi Jinping, Peng Liyuan, ikut mendampingi sang suami dalam kunjungan kali ini.

Di negaranya, nama Peng selalu dipuji-puji berkat penampilannya yang modis. Di media internasional, sosoknya bahkan kerap dibanding-bandingkan dengan ibu negara lain yang memang dikenal berselera baik untuk urusan fashion. Sebut saja Michelle Obama, atau Samantha Cameron, istri Perdana Menteri Inggris David Cameron. Tidak mengherankan jika Vanity Fair memasukkan wanita kelahiran Shandong, China, 20 November 1950, ini di Daftar Perempuan Berbusana Terbaik Internasional dua tahun silam.

Gaya khas Peng, seperti dilansir Straits Times, di antaranya busana yang sarat akan elemen budaya China, seperti leher cheongsam atau motif-motif bunga peony. Pada beberapa acara kenegaraan, Peng juga kerap memadukan dress bergaya feminin dengan tailored blazer dalam sapuan palet netral serta motif dan dekorasi embellishment yang cenderung minim. Begitu pula aksesorinya, serba sederhana. Hanya anting mutiara yang menempel di telinganya.



ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penampilan berbeda diperlihatkan Peng saat menghadiri jamuan malam kenegaraan yang digelar Obama di Gedung Putih akhir pekan lalu. Wanita yang sebelum menjadi Ibu Negara dikenal sebagai penyanyi kondang ini hadir dalam balutan gaun biru dengan lengan panjang berpotongan trompet. Sang suami mengenakan setelan hitam yang kantongnya dihiasi sapu tangan senada dengan warna gaun Peng. Meski sederhana, penampilannya tetaplah memukau.

Selain selera gayanya yang modis, Peng juga pandai menonjolkan kelebihan tubuhnya. Memiliki pinggul yang ramping, ibu dua anak ini menegaskannya dengan blazer yang siluetnya memeluk tubuh atau memadukannya dengan sabuk.



Tatanan rambut bergaya sasak atau bouffant turut masuk dalam identitas gaya personal sang Ibu Negara. Dalam kesempatan apapun, baik casual maupun formal, gaya rambut sasak selalu diterapkannya.

Berbeda dari Michelle, Peng terkesan enggan untuk mengumbar nama label atau desainer busananya. Tapi sekali terekspos, dampaknya langsung luar biasa. Contohnya, Ma Ke dari label Exception de Mixmind yang trench coat rancangannya membaluti tubuh Peng saat mendampingi suaminya ke Moskow, Rusia, pada 2013 silam. Semenjak itu, masyarakat China mulai melirik busana-busana buatan desainer lokal.



Dampak positif tersebut mendapat apresiasi dari Angelica Cheung, Editor in Chief Vogue China. "Pilihannya untuk mengenakan busana desainer lokal menjadikannya duta yang tepat bagi brand lokal. Lebih dari itu, ia mengubah persepsi perempuan China yang cenderung mementingkan nama brand (terkenal)," kata Angelica seperti dikutip Washington Post.



(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads