Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Minangkabau Festival 2015

Pertama Kali Digelar, Minangkabau Festival Dimeriahkan Puluhan Desainer

wolipop
Kamis, 30 Apr 2015 07:17 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Hestianingsih/Wolipop
Jakarta -

Sumatera Barat (Sumbar) menyimpan potensi yang cukup besar dalam memajukan industri fashion di daerah pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Tidak hanya terkenal dengan seni kerajinan krancang dan sulam, kekayaan tekstil Sumbar pun memiliki ciri khas tersendiri dengan nuansa etnik yang kental.

Untuk lebih 'menggaungkan' nama Sumbar di dunia fashion, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Barat bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan Minangkabau Festival 2015. Dimeriahkan oleh lebih dari 40 desainer, acara yang diadakan untuk pertamakalinya ini akan berlangsung pada 30 April hingga 2 Mei 2015.

"Acara ini sudah dirancang sejak satu tahun lalu. Kami ingin ada kegiatan fashion di tingkat provinsi. Sebelumnya sudah ada Payakumbuh Fashion Week tapi hanya di satu daerah saja. Tujuannya, kami ingin mendorong salah satu produk kreatif di etnis Minang dan kekhasan budaya Minanh," ujar Ketua Dekranasda Sumatera Barat Nevi Irwan Prayitno saat konferensi pers di Daima Hotel, Jl. Jendral Sudirman, Padang, Sumatera Barat, Selasa (29/4/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama tiga hari ke depan, Minangkabau Festival tidak hanya menampilkan koleksi terbaru dari para desainer asli Minang dan Jakarta saja, tapi juga diskusi, talkshow serta kompetisi. Tak kurang dari 42 desainer akan pamer rancangan yang kental nuansa Minang namun tetap bisa diterapkan di era modern. Mulai dari parade fashion bertema Minangkabau Couture hingga Minangkabau Batik akan ditampilkan di Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Berat.

Pembukaannya sendiri pada Kamis (30/4/2015) akan dimeriahkan dengan Parade Bendi Keliling Kota Padang bersama Gubernur, pejabat terkait serta artis-artis berdarah Minang. Akan ada pula lomba busana pengantin etnik, lomba desain souvenir dan lomba perancang muda.

"Tujuan dari acara ini juga agar bisa menyaring para desainer muda berbakat dengan baik. Menjadi sebuah ajang kreativitas," tutur Nevi.

Beberapa desainer yang turut menampilkan rancangannya pun terbilang sudah tak asing lagi di telinga para penikmat fashion. Sebut saja Raizal Rais, Ade Listiani, Jenny Tjahyawati, Ivan Gunawan, Boyonz Ilyas, Dian Pelangi dan masih banyak lagi.

(hst/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads