Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Brand Plus Size Sindir Victoria's Secret dalam Iklan Lingerie

wolipop
Selasa, 07 Apr 2015 19:20 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Lane Bryant
Jakarta -

Retailer plus size, Lane Bryant baru saja merilis iklan terbaru untuk koleksi musim semi. Salah satu foto iklan brand yang fokus pada busana wanita berbadan besar itu pun menjadi bahan perbincangan. Selain karena menampilkan model-model bertubuh gemuk menggunakan pakaian dalam, tagline iklan seolah menyinggung merek lingerie kenamaan Victoria's Secret. 'I'm No Angel' yang berarti Aku Bukan Bidadari seperti ditujukan untuk brand 'saingan' yang pernah mengklaim jika model mereka 'The Perfect Body'.

Meski tidak terlalu mirip, foto tersebut memang serupa dengan iklan Victoria's Secret beberapa waktu lalu. Para model sama-sama tampil dengan variasi pose dan sebuah slogan. Foto hitam-putih tersebut menampilkan model-model plus size ternama seperti Ashley Graham, Marquita Pring, Candice Huffine, Victoria Lee, Justine Legault, dan Elly Mayday. Pakaian dalam yang mereka kenakan berasal dari lini lingerie bertajuk Cacique. Iklan tersebut memang diciptakan agar wanita bisa mencintai diri sendiri apapun bentuk tubuh mereka.

"Kampanye kami #ImNoAngel didesain untuk memperdaya semua wanita untuk mencintai setiap bagian diri mereka. Lane Bryant sangat percaya jika dia (pemakai pakaian dalam) seksi dan kami ingin mendukung dia untuk menunjukkannya dengan percaya diri, dengan caranya sendiri," tutur Linda Heasley selaku CEO dan Presiden Lane Bryant dikutip dari Dailymail.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iklan Lane Bryant ini pun muncul di berbagai media, mulai dari televisi, cetak, dan transportasi umum. Untuk menyebarluaskan pesan tersebut, slogan #ImNoAngel juga disebar di media sosial. Beberapa orang bahkan sudah menanggapi hashtag tersebut dengan pengalaman mereka masing-masing.

Selain Lane Bryant, beberapa brand lain juga pernah menyinggung Victoria's Secret. Misalnya saja merek lingerie Cuvy Kate yang membuat iklan dengan menampilkan jajaran model-model yang merupakan wanita plus size. Begitu juga JD Williams yang meluncurkan kampanye #PerfectlyImperfect di media sosial demi mempromosikan kepercayaan diri pada semua wanita, apapun bentuk tubuh mereka.

Iklan Victoria's Secret yang rilis pada September 2014 lalu memang kontorversial. Foto tersebut menampilkan model-model seksi papan atas, seperti Lily Aldridge dan Behati Prinsloo yang dianggap memberi gambaran salah terhadap bentuk tubuh wanita karena tagline-nya. Sekitar 30 ribu orang menandatangi sebuah petisi yang membuat slogan kampanye diganti menjadi A Body For Everybody.

(ami/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads