Brand Plus Size Sindir Victoria's Secret dalam Iklan Lingerie
Retailer plus size, Lane Bryant baru saja merilis iklan terbaru untuk koleksi musim semi. Salah satu foto iklan brand yang fokus pada busana wanita berbadan besar itu pun menjadi bahan perbincangan. Selain karena menampilkan model-model bertubuh gemuk menggunakan pakaian dalam, tagline iklan seolah menyinggung merek lingerie kenamaan Victoria's Secret. 'I'm No Angel' yang berarti Aku Bukan Bidadari seperti ditujukan untuk brand 'saingan' yang pernah mengklaim jika model mereka 'The Perfect Body'.
Meski tidak terlalu mirip, foto tersebut memang serupa dengan iklan Victoria's Secret beberapa waktu lalu. Para model sama-sama tampil dengan variasi pose dan sebuah slogan. Foto hitam-putih tersebut menampilkan model-model plus size ternama seperti Ashley Graham, Marquita Pring, Candice Huffine, Victoria Lee, Justine Legault, dan Elly Mayday. Pakaian dalam yang mereka kenakan berasal dari lini lingerie bertajuk Cacique. Iklan tersebut memang diciptakan agar wanita bisa mencintai diri sendiri apapun bentuk tubuh mereka.
"Kampanye kami #ImNoAngel didesain untuk memperdaya semua wanita untuk mencintai setiap bagian diri mereka. Lane Bryant sangat percaya jika dia (pemakai pakaian dalam) seksi dan kami ingin mendukung dia untuk menunjukkannya dengan percaya diri, dengan caranya sendiri," tutur Linda Heasley selaku CEO dan Presiden Lane Bryant dikutip dari Dailymail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Lane Bryant, beberapa brand lain juga pernah menyinggung Victoria's Secret. Misalnya saja merek lingerie Cuvy Kate yang membuat iklan dengan menampilkan jajaran model-model yang merupakan wanita plus size. Begitu juga JD Williams yang meluncurkan kampanye #PerfectlyImperfect di media sosial demi mempromosikan kepercayaan diri pada semua wanita, apapun bentuk tubuh mereka.
Iklan Victoria's Secret yang rilis pada September 2014 lalu memang kontorversial. Foto tersebut menampilkan model-model seksi papan atas, seperti Lily Aldridge dan Behati Prinsloo yang dianggap memberi gambaran salah terhadap bentuk tubuh wanita karena tagline-nya. Sekitar 30 ribu orang menandatangi sebuah petisi yang membuat slogan kampanye diganti menjadi A Body For Everybody.
(ami/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
Influencer China Jadi Gelandangan di Kamboja, Terjebak Janji Manis Pacar
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026











































