Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Marc by Marc Jacobs Dikabarkan Akan Tutup Tahun Ini

Alissa Safiera - wolipop
Rabu, 25 Mar 2015 13:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta -

Baru tiga musim duo desainer Katie Hillier dan Luella Bartley 'memegang' label Marc by Marc Jacobs dalam genggaman mereka, kabar buruk pun datang untuk lini kedua milik Marc Jacobs itu. Kabarnya, label Marc by Marc Jacobs (MBMJ) akan segera ditiadakan dan digabung dalam satu label utamanya, yaitu Marc Jacobs.

Setelah ditinggal Marc Jacobs yang kini memfokuskan diri pada lini utamanya, duo desainer Luella dan Katie membawa MBMJ dalam arahan yang baru. Lebih petualang, menyenangkan dengan sentuhan budaya streetstyle.

Namun sayangnya, kekuatan desain MBMJ diperlukan untuk menyokong lini utamanya, Marc Jacobs. Konsepnya sederhana, menutup lini tambahan untuk memperkuat lini utamanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menempuh banyak cara untuk mencari solusi, dan kita kembali kepada hal yang sama... Cara untuk melakukannya adalah membuatnya di bawah satu label," ujar Marc Jacobs kepada WWD.

Seperti yang dilansir oleh Style, CEO Marc Jacobs Sebastian Suhl mengatakan bahwa Marc Jacobs akan tetap memproduksi item kontemporer mewah dengan harga tinggi. Namun juga fokus pada area tengah yang menawarkan harga lebih rendah.

MBMJ dimulai oleh Marc pada tahun 2001, bersama mitra bisnisnya, Robert Duffy. Lini kedua itu pun dibuat dalam desain yang lebih sederhana, namun memiliki keunikan dan jiwa muda yang membuatnya terasa segar jika dibandingkan koleksi lini utama Marc Jacobs yang cenderung lebih gelap.

"Tujuannya tak berbeda dari saat Duffy dan aku memulai Marc by Marc Jacobs ataupun Marc-tanpa-Jacobs. Kami percaya bahwa fashion bisa tetap eksis di berbagai tingkatan harga. Bisa saja flip-flop seharga US$ 30 atau T-shirt dalam harga mahal. Akan selalu ada kejujuran dan integritas dari jenis-jenis busana yang berbeda," ungkap Marc dikutip dari NY Mag.

(asf/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads